3 Alasan Badak Jawa Jadi Maskot Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Novie Fauziah, Jurnalis
Selasa 06 September 2022 07:43 WIB
Badak Jawa terpilih sebagai maskot kampanye Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM). (Foto: Novie Fauziah/MNC Portal Indonesia)
Share :

Naswardie menambahkan, pemilihan Badak Jawa sebagai maskot didasarkan pada tiga alasan. Pertama, badak bercula satu adalah hewan endemik yang memang dilindungi UNESCO, serta hewan asli Indonesia yang harus dikenalkan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. 

Kedua, dari sifat-sifat dasar Badak Jawa sesuai dengan nilai-nilai literasi yang ingin disampaikan LSF kepada publik. 

"Badak Jawa adalah hewan yang kokoh. Dia cepat dalam berlari. Artinya, kami ingin melakukan percepatan agar nilai-nilai budaya sensor mandiri, menonton sesuai dengan klasifikasi penonton itu cepat sampainya di masyarakat," ujarnya. 

Naswardie menambahkan, dari hasil survei yang dilakukan LSF pada 2021, baru 25,4 persen penonton yang memerhatikan atau mematuhi kualifikasi usia penonton. 

Ketiga, Badak Jawa adalah hewan yang memiliki karakter baik yaitu melindungi kelompok rentan, dalam hal ini anak-anak. "Di Indonesia, ada 83 juta anak-anak yang juga penonton yang musti diedukasi, dilindungi, dibimbing, dan diawasi oleh orang dewasa agar menonton sesuai dengan klasifikasinya."*

BACA JUGA: 5 Artis Korea Bisa Berbahasa Indonesia, Ada yang Sampai Punya Nama Lokal

BACA JUGA: Marshel Widianto Tanggapi Isu Bakal Menikahi Celine Evangelista

(SIS)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya