JAKARTA - Samsons pasrah dengan pembajakan lagu yang dilakukan netters di ranah maya. Pasalnya, belum ada perangkat hukum yang mengatur masalah ini.
“Menurut gue, itu kan belum ada hukumnya juga. Kalau dari gue, kesadaran dari kita saja,” imbau vokalis Samsons, Bams, saat ditemui di Studio Dahsyat, RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (7/1/2010).
Menurutnya, bangsa Indonesia seharusnya malu jika membajak karya anak negeri sendiri. Meski demikian, Bams juga tak melarang jika yang dibajak adalah karya dari luar negeri.
“Buat bangsa Indonesia, jangan bajak karya bangsa sendiri. Minimal kalau luar negeri, misalnya mahal, ya enggak apa-apalah, dimaklumi,” selorohnya.
Pembajakan lagu dalam bentuk file MP3 memang menjadi dilema musisi dalam negeri. “Itu hanya masalah mikro. Masih ada masalah-masalah yang harus diselesaikan,” kata putra pengcara kondang Hotma Sitompul ini.
Bagaimanapun, Samsons sendiri kesulitan untuk menelusuri lebih dalam di mana saja file-file lagu mereka yang telah terdistribusi bebas di internet.
“Bagaimana mau menceknya, di blog saja sudah banyak yang menaruh lagu kita,” curhatnya.
(nov)