LOS ANGELES - Sudah dua bulan Michael Jackson meninggal. Kematiannya masih menyisakan pekerjaan rumah bagi polisi. Ada dua saksi kunci yang luput dari interogasi.
Kedua saksi kunci tersebut adalah staf yang bekerja di rumah Michael, yakni Michael Amir dan petugas keamanan Alberto Alvarez. Mereka belum diinterogasi karena petugas kepolisian sibuk.
"Kami sudah mengatur waktu agar klien kami diperiksa polisi. Pertemuan pertama gagal dan dijadwalkan ulang. Sementara pertemuan kedua, detektifnya yang absen," jelas Carl Douglas, kuasa hukum kedua staf tersebut, yang dikutip Femalefirst, Sabtu (29/8/2009).
Alberto adalah orang yang menghubungi petugas medis saat penyanyi berusia 50 tahun itu ditemukan tak sadarkan diri pada 25 Juni 2009. Keterangan Alberto diyakini akan membantu petugas dalam menuntaskan penyebab kematian Michael.
Rupanya untuk menangani kasus kematian King of Pop, hanya tiga detektif yang diterjunkan untuk melakukan investigasi. Itu juga yang menjadi alasan lambatnya penanganan kasus ini.
(ang)