JAKARTA - Poppy Dharsono menuding adiknya Dadang telah berbohong saat mengatakan Gadis sempat menelepon orangtuanya karena kangen.
“Enggak, itu enggak benar. Orang Gadis enggak bisa bicara. Mana bisa menelepon? Gadis itu enggak bisa bicara,” tegas Poppy kepada wartawan saat dihubungi via telepon, Kamis (23/9/2010) malam.
Dia mengatakan jika urusan dengan adiknya sudah selesai, Poppy mengatakan supaya Gadis disuruh bicara.
“Lebih baik nanti kalau urusan sudah selesai, suruh saja Gadis bicara. Orang bicaranya pakai sign language. Berarti itu bohong besar,” tegasnya.
Poppy pun menguak bahwa ayah Gadis, Dadang, disekolahkan olehnya. Saat kerja pertama kali pun Poppy yang membantu mencarikan pekerjaannya.
“Anaknya dulu kawin, dulu kita yang bantu ngawinin. Saya yang repot nyiapin semuanya. Anaknya juga ditinggalin begitu saja, enggak dikutak-kutik,” paparnya dengan nada kesal.
Kebohongan Dadang bukan hanya di situ. Sebelumnya adiknya mengatakan kalau Poppy telah mengajukan adopsi, namun Dadang menolaknya.
Namun pernyataan ini dibantah Poppy. Justru dia menegaskan kalau Dadang yang menyerahkan akta kelahiran Gadis kepadanya.
“Enggak, saya enggak punya surat adopsi. Orangtuanya yang menyerahkan akta kelahirannya kepada saya. Malah dia yang ngajakin saya dulu ke notaris,” ungkapnya.
Saat disinggung kalau Poppy juga pernah merawat kakak Gadis, Putri, selama dua tahun, anggota DPD RI ini membantah.
“Enggak pernah. Dia pernah saya bantu untuk pengobatan tinggal tiga bulan di rumah sakit,” tandasnya.
(nov)