JAKARTA - Festival Film Indonesia (FFI) kembali dihelat tahun ini. Festival yang mengganjar pemenangnya dengan Piala Citra itu akan tetap diselenggarakan hingga kiamat tiba.
"Semoga saja festival film ini bisa menjadi tolak ukur kualitas film kita. Sampai kiamat akan tetap ada festival seperti ini," ujar salah satu dewan juri, Jajang C Noer, dalam jumpa pers di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Jakarta, Selasa (10/11/2009).
Berbeda dari tahun sebelumnya, mulai 2009 ini FFI diselenggarakan oleh Komite Festival Film Indonesia (KFFI) yang dibentuk oleh Menteri Budaya dan Pariwisata.
"Komite ini diharapkan akan menjadi barometer pencapaian kualitas film Indonesia yang lebih baik," jelas Ketua FFI, Niniek L Karim.
FFI 2009 akan diikuti 118 film, terdiri dari 40 judul film bioskop, 38 film dokumenter dan 40 film pendek. Proses penjurian serentak dimulai pada 12 November dan rampung 24 November. Nominasi film unggulan akan dilakukan pada 28 November.
Film yang masuk nominasi adalah film yang ada sejak akhir 2008 hingga 2009.
"Kriterianya pasti film yang bagus, indah dan bermanfaat buat orang. Semua film yang diputar di bioskop dan didaftarkan oleh produsernya. Film indie pun bisa, jika direkomendasikan. Kadang film indie juga besar," urai Jajang.
Jajang menjamin penilaian yang diberinya independen, meski dia ikut main film Jamila dan Sang Presiden.
FFI 2009 akan digelar di Jakarta, 16 Desember, di Hall D Kemayoran dan akan disiarkan secara langsung oleh RCTI.
(ang)