JAKARTA - Drama Korea The Remarried Empress langsung menjadi perbincangan setelah penayangan perdananya pada 3 November 2026.
Namun, bukan hanya jajaran pemain bertabur bintang yang menarik perhatian, penampilan para aktor hingga kostum bergaya kerajaan Eropa justru memunculkan reaksi beragam dari penonton. Dibintangi Shin Min Ah, Ju Ji Hoon, Lee Jong Suk, dan Lee Se Young, serial fantasi romantis ini sejak awal memang punya ekspektasi tinggi dari penggemar karya aslinya.
Namun, setelah tayang, perhatian penonton justru banyak tertuju pada penampilan para pemain, kostum, hingga kualitas visual yang ditampilkan. Alih-alih mendapat pujian secara merata, sejumlah aspek produksi drama ini memunculkan reaksi pro dan kontra di media sosial.
Salah satu yang paling banyak disorot adalah busana para pemain. Mengusung latar kerajaan bergaya Eropa, The Remarried Empress menghadirkan gaun mewah, aksesori berkilauan, serta pakaian kebesaran yang seharusnya memperkuat nuansa fantasi kerajaan.
Sayangnya, sebagian penonton merasa hasil akhirnya belum sesuai harapan. Ada yang menilai beberapa kostum terlihat seperti pakaian untuk pentas sekolah, sementara detail rambut dan penampilan sejumlah karakter dianggap kurang mendukung suasana cerita.
Penampilan Shin Min Ah sebagai Navier, sang permaisuri, juga menjadi bahan pembicaraan. Gaun-gaun yang dikenakannya ramai diperhatikan setelah merek dan harganya mulai terungkap di beberapa komunitas online.
Salah satunya adalah gaun berwarna hijau mint rancangan desainer Lebanon, Georges Hobeika. Gaun tulle dengan detail bordir dan hiasan perak itu dilaporkan memiliki harga sekitar 12.690 dolar AS atau 18 juta won setara Rp200 Juta.
Ada pula gaun biru muda dengan detail manik-manik dari Jenny Packham yang disebut dibanderol sekitar 4.356 dolar AS atau sekitar 6 juta won. Sementara gaun hitam dari merek yang sama dilaporkan memiliki harga 3.784 dolar AS atau sekitar 5 juta won.
Menariknya, meski harga busana tersebut tergolong mahal, sebagian penonton justru merasa tampilannya di layar belum terlihat maksimal. Beberapa warganet menduga pencahayaan dan proses pewarnaan gambar atau color grading membuat detail bahan dan hiasan gaun tidak tampak menonjol.
Di sisi lain, ada juga yang menilai gaun-gaun itu sebenarnya sudah terlihat mewah, tetapi penyajiannya dalam drama belum berhasil memperlihatkan keindahannya secara optimal. Bukan hanya kostum, penampilan para pemeran utama juga menuai komentar.
Ju Ji Hoon yang memerankan Kaisar Sovieshu menjadi salah satu aktor yang paling banyak dibahas. Sebagian penonton merasa penampilannya kurang sesuai dengan gambaran karakter Sovieshu dalam novel dan webtoon.
Warna kulit, gaya rambut, serta kostumnya ikut menjadi bahan perdebatan. Sementara itu, Lee Jong Suk yang berperan sebagai Heinrey juga mendapat perhatian.
Rambut hitam yang dipilih untuk karakternya dianggap berbeda dari penampilan Heinrey dalam karya asli. Meski begitu, tidak semua tanggapan bernada negatif.
Ada penonton yang tetap memuji karisma Ju Ji Hoon dalam memerankan sosok kaisar yang arogan. Lee Jong Suk juga mendapat apresiasi berkat pembawaannya yang santai dan karakter Heinrey yang genit.
Lee Se Young sebagai Rashta pun mendapat respons positif dari sebagian penonton karena dinilai mampu menghadirkan sisi karakter yang terlihat polos, tetapi menyimpan ambisi.
The Remarried Empress diadaptasi dari novel web karya Alphatart yang kemudian juga populer dalam bentuk webtoon. Ceritanya mengikuti Navier, permaisuri Kekaisaran Timur yang diceraikan suaminya, Kaisar Sovieshu, setelah sang kaisar jatuh hati kepada Rashta.
Alih-alih menerima begitu saja perceraian itu, Navier justru meminta izin untuk menikah kembali dengan Heinrey, pangeran dari Kerajaan Barat.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri