JAKARTA - Denada membantah tudingan yang mengatakan dirinya menjalani operasi pada area bokong dan pinggul karena merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Baginya, keputusan itu murni untuk membahagiakan diri sendiri.
“Bukan insecure ya. Tapi lebih kepada aku pengin merasa happy saja sama diri sendiri,” tuturnya saat ditemui awak media di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, pada 5 November 2026.
Denada menjelaskan, ada dua alasan utama yang mendasarinya melakukan operasi Brazilian Butt Lift (BBL) di Turki. Pertama, dia merasa penurunan berat badan yang cukup banyak berpengaruh pada bentuk tubuhnya.
Kedua, seiring bertambahnya usia, Denada tak bisa menampik tubuhnya mengalami perubahan, baik itu bentuk maupun tingkat kekencangan. “Karena itu aku melakukan BBL di Turki. Tujuannya untuk mengencangkan area bokong dan pinggul,” imbuhnya.
Menjalani operasi BBL, diakui Denada, bukan keputusan yang diambilnya dalam semalam. Dia mengaku, butuh waktu riset yang sangat panjang sebelum akhirnya mantap terbang ke Turki dan menjalani prosedur bedah kecantikan dengan risiko medis yang cukup tinggi tersebut.
“Salah satu dokter paling berpengalaman untuk operasi BBL itu ada di Turki dan Dubai, Uni Emirat Arab. Setelah melihat beberapa teman yang sukses melakukan BBL di Turki, akhirnya aku pilih ke negara itu saja,” tutur ibu dua anak tersebut menambahkan.