JAKARTA - Perseteruan dengan Ruben Onsu membuat Sarwendah Tan tak hanya dibully warganet. Pada 29 Juni silam, muncul sebuah petisi berjudul ‘Cancel Sarwendah dari Media Sosial’ yang diinisiasi akun Netizen Update melalui situs Change.org.
Dalam petisinya, akun tersebut menegaskan, agar Sarwendah tak diberi ruang, apalagi diglorifikasi di media sosial. Akun itu juga mengimbau agar brand tak lagi menjalin kerjasama dengan sang artis dalam kegiatan pemasaran, khususnya Live streaming.
“Agar brand berhenti mempromosikan atau menjual produk melalui siaran langsung (live streaming) bersama artis. Kami percaya, setiap brand memiliki tanggung jawab untuk menjaga citra, kredibilitas, serta kepercayaan konsumen,” bunyi keterangan petisi itu.
Karena itu, akun tersebut berharap, perusahaan lebih selektif dalam memilih public figure yang akan dijadikan brand ambassador. Petisi itu merupakan bentuk aspirasi konsumen yang menginginkan praktik promosi yang lebih bertanggung jawab dan memperhatikan nilai-nilai integritas serta etika.
Sekitar 6 hari setelah dirilis, petisi itu telah mengumpulkan 57.543 tanda tangan. Warganet yang berkontribusi dalam petisi itu menilai, Sarwendah tidak bisa menjadi contoh baik untuk anak-anaknya karena mengumbar kemesraan dengan sang kekasih di depan anak.
“Dia menjadi contoh buruk karena memaki dan menyepelekan mantan suami di media sosial. Dia menjadikan laki-laki lain sebagai ayah anak-anaknya, padahal si ayah kandung masih hidup. Dia membiarkan anak perempuannya dirangkul dan dipangku oleh pria lain selain sang ayah,” ujar seorang netizen.
Warganet lain menilai, public figure seharusnya mengedepankan etika dan tutur kata yang baik, apalagi jika profesi mereka masih terkait dengan khalayak luas. Jika tidak, maka harus bisa mempertanggungjawabkan perbuatan dan perkataannya.
“Public figure yang merasa statusnya lebih tinggi dan mempertontonkan sikap angkuh ke khalayak luas, tidak pantas dijadikan panutan. Dia tak pantas mendapatkan dukungan dari masyarakat,” kata warganet lainnya.
Adanya petisi itu turut disorot oleh Emma Warokka melalui akun Threads miliknya. Dalam unggahannya, sang aktris mengaku terkejut melihat jumlah orang yang telah menandatangani petisi tersebut. “Ya Allah, netizen Indonesia mengerikan,” ungkapnya.
Sebagian besar warganet mendukung petisi tersebut karena merasa kecewa dengan sikap Sarwendah. “Sudah muak dengan kelakuannya. Bukannya minta maaf sama mantan suami malah nantangin, lapor sana sini, tapi enggak ada hasilnya,” kata akun @echa10**.
Namun ada pula netizen yang mengaku enggan meneken petisi tersebut karena khawatir dapat berdampak pada rezeki seseorang. “Takut banget aku tuh matiin rezeki orang lain. Nanti kalau Allah marah, rezeki aku yang dimatiin,” tulis akun @yu**dar.
Terkait boikot tersebut, Sarwendah tampak belum memberikan tanggapan. Namun Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu menilai, petisi itu merupakan konsekuensi dari sikap dan ucapan Sarwendah.
“Pemboikotan merupakan konsekuensi dari apa yang dilakukan atau apa yang disampaikannya di ruang publik. Yang mana, hal itu mungkin mencederai keadilan atau membuat netizen tidak simpatik," kata Minola.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri