JAKARTA - Chris Sam Siwu menanggapi sederet ‘serangan’ yang dilayangkan Betrand Peto kepada kliennya, Sarwendah, lewat media sosial. Dia mengaku, Sarwendah tak ambil pusing dan memaklumi sikap pelantun Bila Memang Kamu tersebut.
“Enggak apa-apa. Onyo itu kan masih masa remaja. Klien kami berusaha memahami kenapa dia melakukan itu. Lagipula tidak ada hal krusial juga yang dia unggah,” ujar Chris kepada awak media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada 25 Juni 2026.
Chris Sam Siwu juga meminta doa agar konflik kliennya dengan Ruben Onsu bisa segera selesai. “Bagaimanapun Ruben dan Sarwendah ini orang baik. Jadi mohon beritanya yang baik-baik saja. Kasihan kalau konfliknya berkepanjangan,” tuturnya menambahkan.
Sejak konflik Ruben dan Sarwendah memanas, Betrand Peto diketahui sudah dua kali buka suara lewat Story Instagram pribadinya. Pada 12 Juni 2026, Betrand mengatakan, pernah mendapat aksi kekerasan dari adik Sarwendah, Wendy.
Sang penyanyi juga mengaku, Sarwendah mendoktrin anak-anaknya setelah Ruben memeluk agama Islam. “Meminta kami untuk (terlihat) stres mendengar ayah pindah keyakinan. Seharusnya kami diajarin tentang toleransi, terutama adik-adik,” ujarnya.
Betrand Peto menambahkan, “(Doktrin) yang kami terima, keyakinan ayah yang baru tidak baik pengertiannya. Tapi setelah aku tinggal sama ayah, semua berbanding terbalik dengan apa yang dia ucapkan di telinga kami.”
Penyanyi 21 tahun itu mengatakan, ada banyak doktrin ‘tidak baik’ tentang Ruben Onsu yang ditanamkan Sarwendah dan adiknya, Wendy Lo, kepada Thalia dan Thania. Doktrin-doktrin itu sampai membuat kedua anak perempuan itu membenci sang ayah.