Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sarwendah Ramai Diboikot, Ruben Onsu: Konsekuensi dari Sikap dan Ucapan

Ravie Wardani , Jurnalis-Minggu, 05 Juli 2026 |09:06 WIB
Sarwendah Ramai Diboikot, Ruben Onsu: Konsekuensi dari Sikap dan Ucapan
Pihak Ruben Onsu menilai, aksi boikot masyarakat terhadap Sarwendah merupakan konsekuensi dari sikap dan perbuatannya. (Foto: Instagram|@sarwendah29)
A
A
A

JAKARTA - Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang menanggapi kampanye pemboikotan terhadap Sarwendah Tan yang digalakkan warganet di media sosial. Minola menilai, hal itu respons alami dari masyarakat.

“Pemboikotan merupakan konsekuensi dari apa yang dilakukan atau apa yang disampaikannya di ruang publik. Yang mana, hal itu mungkin mencederai keadilan atau membuat netizen tidak simpatik," katanya lewat wawancara daring, pada 4 Juli 2026.

Namun begitu, Minola Sebayang memilih untuk tidak menanggapi lebih jauh terkait isu pemboikotan Sarwendah. Dia menegaskan, sebagai kuasa hukum, dia hanya ingin fokus pada gugatan hak asuh anak yang dilayangkan Ruben Onsu. 

Salah satu poin keberatan sang presenter dalam gugatannya adalah dugaan eksploitasi anak. Pihak Ruben menduga, Sarwendah sengaja melibatkan kedua anaknya saat Live jualan di media sosial.

“Patut diduga anak-anak ini tumbuh dalam lingkungan yang tidak aman. Adanya dugaan eksploitasi anak, karena mereka dilibatkan dalam live TikTok di malam hari dan beberapa kegiatan lain yang tak seharusnya dilakukan anak di bawah umur,” ungkap Minola.

Kuasa hukum Ruben Onsu juga menyinggung soal legalitas Sarwendah selaku pemegang ‘hak asuh’ atas ketiga anak mereka. Dia menyebut, saat Ruben dan Sarwendah bercerai, tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan hak asuh anak jatuh ke tangan Sarwendah.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement