JAKARTA - Tidak semua anak tumbuh dengan cinta yang cukup. Itulah yang dialami Sue dalam The Little Lucky Star, sebuah microdrama format vertikal yang menghadirkan cerita drama keluarga.
Bagi penggemar short drama China judul ini punya daya tarik yang cukup kuat. Ceritanya bergerak cepat, konfliknya langsung terasa, dan karakter utamanya, Sue, sukses bikin penonton ikut iba sejak awal. Sebelum lanjut, klik link di sini untuk nonton streaming di V+Short.
Sue tumbuh di rumah yang seharusnya jadi tempat paling aman, tapi kenyataannya justru sebaliknya. Ayahnya, Feng Lin, memperlakukannya dengan begitu kejam, bahkan sampai memaksanya berlutut. Bagi Sue, perlakuan itu membuatnya merasa seperti tidak punya tempat untuk dihargai.
Situasinya makin berat ketika ibu tirinya, Qinxin Mu, menuduh Sue atas sesuatu yang tidak pernah ia lakukan. Di rumah itu, Sue bukan hanya tidak dipercaya, tapi juga tidak diberi kesempatan untuk menjelaskan kebenaran. Karena sudah terlalu lelah dan merasa tidak punya siapa-siapa, Sue akhirnya memilih kabur.
Sayangnya, pelarian itu tidak langsung membawanya ke tempat yang aman. Dalam kondisi putus asa, ia justru pingsan di jalan. Diselamatkan oleh Yichen Su Saat Sue berada dalam kondisi tak berdaya, Yichen Su, CEO Su Corporation, menemukannya. Ia membawa Sue ke rumah sakit dan memastikan anak kecil itu mendapat perawatan.
Namun, pertemuan ini ternyata bukan kebetulan biasa. Setelah menyelidiki lebih jauh, Yichen mengetahui bahwa Sue adalah putri yang hilang dari saudara perempuannya, Jinyu Su. Sue yang selama ini merasa tidak diinginkan ternyata punya hubungan darah dengan keluarga lain yang mungkin sudah lama mencarinya.
Luka terbesar Sue bukan hanya berasal dari perlakuan ayah dan ibu tirinya. Ia juga tumbuh dengan keyakinan bahwa ibunya sudah meninggal. Hal itu membuatnya merasa semakin sendirian. Sue berpikir tidak ada lagi orang yang benar-benar menyayanginya.