Share

Perjuangan Adik Kandung Dinar Candy Selamatkan Diri saat Gempa Cianjur

Selvianus, MNC Portal · Rabu 23 November 2022 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 33 2713571 perjuangan-adik-kandung-dinar-candy-selamatkan-diri-saat-gempa-cianjur-npQ6bUxfSH.jpg Dinar Candy (Foto: Instagram Dinar Candy)

JAKARTA - Adik Dinar Candy, Cecep menceritakan saat dirinya menyelamatkan diri ketika gempa terjadi di kawasan Cianjur, Jawa Barat pada Senin 21 November 2022.

Remaja berusia 15 tahun menceritakan kalau kejadian tersebut terjadi dengan cukup singkat. Ia merasakan gempa saat tengah berada di Pesantren Al Uzlah, Ciherang, Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

Pada saat peristiwa gempa, ia tengah ngobrol dengan teman-temannya. Ketika gempa, dia tidak bisa melarikan diri melihat suasana semakin mencekam, ketika tangga berada di sekolahnya mengalami roboh.

Dinar Candy

"Masih pakai baju sekolah. Lagi pada ngobrol, pas getar itu, orang-orang pada keluar aku panik, lemas nggak bisa lari. Pas sudah ini baru bisa lari, mau naik ke tangga, tangga itu roboh," ujar Cecep di temui di kawasan Pisangan, Tangerang Selatan.

Cecep sendiri menceritakan gempa terjadi di sekolah membuat satu persatu berusaha menyelamatkan diri. Pada waktu tersebut, di dalam sekolah itu terdapat 30 orang tengah melakukan proses belajar mengajar.

"Orang-orang pada maksa naik ke tangga, tangga itu roboh pada dihantam. Aku ada bata berusaha naik. Satu kelas sekitar 30 puluhan menyelamatkan diri masing-masing,"imbuh dia.

Cecep kemudian loncat ke lapangan. Dia bersyukur dalam kejadian itu dirinya dalam keadaan baik-baik saja.

"Dia loncat dari toilet ke lapangan, tapi alhamdulillah nggak apa-apa. Kan dia belum sempat naik tangga, dia nyari toilet,"tambahnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu dia mengatakan adanya kejadian itu membuatnya terpaksa berkumpul di lapangan dan di kebun. Sebab dia merasakan gempa susulan sebanyak 8 kali membuatnya harus menyelamatkan dirinya.

"Delapan kali gempa. Awalnya doang gede, keenam kalinya getar saja. (Waktu gempa susulan). Sudah beres lagi istirahat, nenangin diri, getar lagi, kumpul di kebon,"pungkas Cecep.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini