Share

Kisruh Royalti, Tantri Kotak Tanggapi soal Blokir Akun Instagram Posan Tobing

Nurul Amanah, Okezone · Sabtu 08 Oktober 2022 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 08 205 2683078 kisruh-royalti-tantri-kotak-tanggapi-soal-blokir-akun-instagram-posan-tobing-bDI9bvDzdV.jpg Chua, Tantri, Cella. (Foto: Instagram/@kotakband_)

JAKARTA - Personel band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari, Swasti Sabdastantri (Chua), dan Marion Marcella (Cella) membeberkan bagaimana hubungan mereka dengan Posan Tobing, eks drummer. Hal ini berkaitan dengan kemunculan video keluhan dari Posan mengenai hak royalti yang tidak diterimanya hingga akun instagram dirinya diblokir oleh personel Kotak.

Tantri membenarkan perihal blokir akun instagram yang dilakukannya. Meski begitu, dirinya bersama personel lain masih menjaga silaturahmi. Ia sempat memunculkan tangkapan layar chat WhatsApp-nya dengan Posan.

Tantri berusaha mengingatkan kembali momen di tahun ketika dia datang ke rumah Posan Tobing untuk bertemu orangtuanya. Dalam kesempatan itu, sang manajer, Aldi, juga turut serta.

β€œKalau soal block, itu cuma block sebatas sosial media aja. Bang Posan inget tahun 2013, bang Posan pasti lupa. Kalau saya dan juga Mas Aldi selaku manajer Kotak pernah sowan datang ke rumah bang Posan bertemu dengan orangtua bang Posan juga, gitu," jelas Tantri dikutip dari video yang diunggah di instagram pribadinya, @tantrisyalindri, Jumat (7/10/2022).

"Sampai detik ini pun, kita masih berhubungan baik, ada bukti chat WhatsApp. enggak ada yang berubah, nomor telepon masih sama, alamat masih sama. Bahkan, manajemen kami masih sama. Jadi, tidak kesulitan untuk berhubungan sama kami, gitu,” sambungnya.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam kesempatan itu pula, Cella menjelaskan mengenai tuntutan royalti lagu-lagu yang diklaim Posan ada andil dirinya dalam penciptaannya. Lagu tersebut berjudul Pelan-Pelan Saja, Selalu Cinta, dan Masih Cinta. Namun, dia meluruskan bahwa sebenarnya ada andil Dewiq dan Pay di sana, seraya membeberkan persentase detilnya.

"Lagu pelan-pelan saja Dewiq 50%, Pay 25%, sisanya 25% dibagi 4 masing-masing mendapatkan 6,25%. Lagu Selalu Cinta, Dewiq 50%, Pay 30% sisanya 20% dibagi 4 masing-masing mendapatkan 5%. Lagu Masih Cinta, Dewiq 50%, Pay 12,5%, sisanya 37,5% dibagi 4 masing-masing mendapatkan 9,38%,"ujar Cella.

Cella menambahkan, memang ada lagu yang memang diciptakan sendiri oleh Posan. Tapi, Kotak memilih untuk tidak membawakannya lagi sejak Posan memutuskan hengkang

"Tapi memang ada lagu-lagu yang diciptakan Posan sendiri, kayak, Kerabat Kotak, Cinta Jangan Pergi, Kuingin Sendiri, ya. Itu memang murni 100% ciptaan Posan. Semenjak 2011 memutuskan keluar. Kami hampir tidak pernah membawakan lagu itu, kan,” sambungnya.

Chua juga menambahkan, mereka akan selalu mengingat orang-orang yang telah berjasa membangun Kotak hingga saat ini.

"Kami juga bukan kacang yang lupa pada kulitnya. Kita juga masih mengingat sekali gitu. Siapa yang berjasa buat kita, bagaimana proses kita dulu, dari 2004 sampai sekarang, ya,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini