Share

Untungkan Kreator dan Musisi, Ini Cara Baru Melisensi Lagu untuk Dipakai di Video YouTube

MNC Media, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 205 2681722 untungkan-kreator-dan-musisi-ini-cara-baru-melisensi-lagu-untuk-dipakai-di-video-youtube-d527NLt3pJ.jpg YouTube. (Foto: YouTube)

YOUTUBE memiliki penawaran baru untuk konten kreator yang menggunakan musik dalam video mereka. Melalui acara Made on youTube pada 21 September lalu, platform video ini mengumumkan sejumlah perubahan dengan fokus utama membantu kreator menghasilkan lebih banyak uang.

Penawaran YouTube ini akan menghadirkan katalog besar lagu yang dapat ditelusuri, dicari dan dilisensikan oleh kreator, dengan persyaratan hak musik yang dijabarkan sederhana, sehingga para kreator memahami biayanya.

Konten kreator juga dapat memilih trek dengan opsi bagi hasil, yang mana pembuat dan pemegang hak cipta musik bisa memperoleh pendapatan dari video yang diunggah oleh konten kreator.Hadirnya penawaran ini seolah menjawab keresahan banyak kreator, yang menilai bahwa mencari cara melisensikan lagunya lebih sulit ketimbang menemukan lagu yang tepat.

Biasanya, kreator yang menggunakan lagu pada videonya harus menyerahkan semua pendapatan iklan kepada pemegang lisensi musik. YouTube ingin mengubah hal tersebut, karena menyebabkan musik komersial sering tak digunakan dalam video YouTube.

BACA JUGA:Tuntutan Royalti Disebut Gimmick, Posan: Enggak Ada Urusan

BACA JUGA:Tak Ada Itikad Baik, Posan Tobing Siap Bawa Permasalahannya dengan Kotak ke Pengadilan

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia bersama Astra

Kini, trek dapat dibeli secara langsung dan ada kesepakatan bagi hasil. Kreator dapat membeli lisensi kepada pemilik musik dengan syarat dan tarifnya yang akan dijabarkan. Kreator akan membagi sebagian dari pendapatan mereka dengan artis dan penulis lagu, serta tidak akan diminta membayar biaya di muka untuk mendapatkan akses ke lagu.

Untuk menggunakan resources baru ini, kreator dapat mencari lagu yang mereka inginkan. Mereka dapat mencari berdasarkan anggaran yang mereka tentukan pada setiap project video.

Layanan ini memberi ruang untuk mendapatkan akses ke katalog musik populer yang lebih besar, alih-alih terbatas hanya pada stok musik atau tidak ada musik sama sekali, seperti yang sering terjadi.

Produk YouTube terbaru ini sedang memasuki pengujian beta dan akan diluncurkan di Amerika Serikat dalam waktu dekat ini. Layanan ini sedang bekerja dengan mitra indie termasuk Empire, Believe, Downtown dan Merlin.

YouTube belum mengatakan tentang kemungkinan memasukkan label besar. Setelah peluncuran di Negeri Paman Sam, produk terbaru YouTube ini akan diperluas ke lebih banyak pasar pada tahun 2023.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini