Share

Tak Ada Itikad Baik, Posan Tobing Siap Bawa Permasalahannya dengan Kotak ke Pengadilan

Raden Yusuf Nayamenggala, MNC Portal · Rabu 05 Oktober 2022 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 33 2681401 tak-ada-itikad-baik-posan-tobing-siap-bawa-permasalahannya-dengan-kotak-ke-pengadilan-M7v2aOmQSU.jpg Posan Tobing (Foto: Okezone)

MUSISI Posan Tobing, belakangan viral lantaran menuntut royalti selama 11 tahun dari mantan grup bandnya, Kotak. Bukan tanpa sebab, pria 39 tahun itu diketahui ikut ambil andil dalam penggarapan beberapa judul lagu hits milik Kotak, seperti Tinggalkan Saja hingga Pelan Pelan Saja.

Dalam akun TikToknya, pria yang kini berprofesi sebagai produser musik ini juga menyebut bahwa ketiga personil Kotak, yakni Cella, Tantri, dan Chua cukup tega dan keterlaluan. Bahkan, hingga saat ini belum juga ada itikad baik dari mereka terkait pembagian royalti.

"Saya masih nunggu itikad baik, kalau kita mensomasi orang ke ranah hukum enggak bisa langsung begitu, kita bisa bicara dengan baik, kalau bicara baik enggak bisa ya kita bawa ke ranah hukum, saya tergantung pengacara saya saja," ujar Posan saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (5/10/2022).

Sementara itu, saat ditanya soal berapa jumlah royalti dari Kotak yang harus dibayarkan kepadanya, pemilik nama asli Haposan Harianto Tobing itu mengaku tak tahu pasti. Ia bahkan mengaku ingin terlebih dahulu bertemu untuk membicarakan hal tersebut pada ketiga personel Kotak, lantaran Posan juga juga mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dengan mereka.

Kotak Band

"Totalnya (royalti) saya enggak tahu, saya cuma ingin mereka itu ketemu saya dulu deh, datang ketemu tanggung jawabin dulu semuanya, jadi sebenarnya bukan melulu tentang uang, tapi pertanggung jawaban apa yang mereka lakukan ke saya," tegas Posan.

"Saya enggak tahu mau hubungin ke siapa, karena telepon saya di blok," tambahnya.  

Bagi Posan, 11 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk sabar menanti hak atas karya-karyanya. Ia pun mengaku sudah memiliki bukti kuat terkait kontak, dan siapa pencipta lagu-lagu hits milik Kotak.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Ada dong, bukti semuanya lengkap, ada kontrak-kontrak pencipta lagu, ada tercantum nama saya, memang saya 'orang gila' yang main teriak-teriak aja gitu," tutupnya.

Dibalik kegeraman Posan dengan royalti yang tidak kunjung dibayarkan. Posan mengaku bahwa dirinya memiliki tujuan agar tidak ada lagi musisi yang menjadi korban seperti dirinya.

"Saya ingin kasus saya tidak terjadi di Posan Tobing yang lain, jadi pelajaran buat saya juga, kalo hak itu harus diperjuangkan," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini