Share

Tak Terima, Ernest Prakasa Tegaskan Tidak Ada yang Berhak Daftarkan Merek Open Mic ke HAKI

Ravie Wardani, MNC Portal · Kamis 25 Agustus 2022 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 33 2654304 tak-terima-ernest-prakasa-tegaskan-tidak-ada-yang-berhak-daftarkan-merek-open-mic-ke-haki-XcKOly2wdB.jpg Ernest Prakasa. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komika Ernest Prakasa menegaskan bahwa tidak ada orang yang berhak mendaftarkan merek Open Mic menjadi milik pribadi. Dia juga tak terima ketika beberapa rekannya pelawak diminta bayar hingga miliaran rupiah hanya karena menggunakan merek tersebut di panggung.

"Itu ibaratnya ada orang yang ngedaftarin Pentas Seni atau Festival Jajanan gitu sehingga orang yang membuat acara serupa dipalak di suruh bayar," ujar Ernest Prakasa saat ditemui di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2022).

 Tak Terima, Ernest Prakasa Tegaskan Tidak Ada yang Berhak Daftarkan Merek Open Mic ke HAKI. (Foto: Ernest Prakasa/Instagram/ernestprakasa).

Tak Terima, Ernest Prakasa Tegaskan Tidak Ada yang Berhak Daftarkan Merek Open Mic ke HAKI. (Foto: Ernest Prakasa/Instagram/ernestprakasa).

Menurutnya, apa yang menimpa teman seprofesinya seperti Mo Sidik yang diminta membayar Rp 1 miliar hanya karena memakai merek tersebut saat stand up tidak masuk akal.

 BACA JUGA:Dianggap Tak Masuk Akal, Ernest Prakasa Dkk Gugat Pembatalan Merek Open Mic

"Ini sama sekali enggak masuk akal. Jadi kita coba untuk menggugat itu sih," sambungnya.

Diketahui, Mo Sidik, salah satu komika yang mengaku diminta membayar Rp1 miliar oleh pendaftar merek tersebut.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Ya kan kita pengin aman aja hidupnya. Saat dapat somasi Rp 1 miliar itu, saya dua, tiga minggu enggak bisa tidur, boro-boro ngelawak ya," kata Mo Sidik.

Sebagai informasi, nama Ramon Papana belakangan digadang-gadang pihak yang mendaftarkan merek Open Mic ke HAKI. Diketahui, Ramon sendiri merupakan pengelola Comedy Cafe Indonesia.

Perihal itu, sejumlah komika yang mendatangi Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, mulai dari Ernest Prakasa, Mo Sidik, hingga Adjis Doaibu tak secara gamblang membeberkan sosok pendaftar merek yang mereka maksud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini