Share

Ernest Cokelat Ungkap Respons Nirina Zubir Terkait Vonis Kasus Mafia Tanah

Lintang Tribuana, Okezone · Rabu 17 Agustus 2022 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 33 2649207 ernest-cokelat-ungkap-respons-nirina-zubir-terkait-vonis-kasus-mafia-tanah-5Q6HnC0Ctj.jpg Nirina Zubir (Foto: Instagram)

ARTIS Nirina Zubir diketahui berhalangan hadir dalam sidang putusan kasus mafia tanah yang merugikan keluarganya. Pasalnya, saat ini ibu dua anak tersebut tengah berada di Thailand untuk keperluan pekerjaan.

Meski begitu, Ernest 'Cokelat' yang merupakan suami dari Nirina sempat mengungkapkan hasil sidang putusan melalui pesan singkat. Mengetahui bahwa oknum notaris yang berperan dalam kejahatan ini dijatuhkan hukuman kurang dari 3 tahun penjara, Nirina hanya membalas chat Ernest dengan emoji sedih sebagai bentuk kekecewaannya.

"Saya udah kirim WhatsApp kebetulan dia lagi di Thailand. Dia belum respons, hanya kasih emoji sedih. Nirina belum kasih statement apa-apa," kata Ernest, ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa, 16 Agustus 2022.

Awak media sempat meminta keluarga menghubungi Nirina melalui video call untuk menanggapi hasil putusan dalam sidang kali ini. Ernest menegaskan sang aktris masih sangat sibuk.

"Lagi kerja, bener-bener close production di Thailand, mohon doanya ya," ujar Ernest.

Pun kakak Nirina, Fadhlan Karim, juga meminta awak media memaklumi hal ini. Ia khawatir adiknya kepikiran dan mengganggu fokus kerjanya di sana.

"Saya sempat kepikiran seperti itu, tapi takut mengganggu pekerjaannya," kata Fadhlan.

Ernest Cokelat dan kakak Nirina Zubir

Fadhlan pun turut kecewa dengan keputusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis hukuman kurang dari tiga tahun kepada oknum notaris ini. Menurutnya, sudah jelas bahwa terdakwa tersebut terbukti melakukan kejahatan, namun diberi hukuman yang tak setimpal.

"Mengenai notaris ini apalagi Farida yang di mana dia aktor intelektualnya itu kami ya kecewa ya dengan keputusan hakim," ungkapnya.

Seperti diketahui, sidang kasus mafia tanah yang digelar hari ini, membacakan vonis terhadap lima terdakwa. Eks asisten ibunda Nirina, Riri Khasmita dan suaminya, Edirianto, divonis hukuman 13 tahun penjara serta denda Rp1 miliar.

Sementara Faridah yang merupakan oknum notaris, bersama Ina Rosiana, dijatuhkan hukuman penjara kurang dari tiga tahun. Vonis ini dibacakan hakim ketua, Syafrudin Ainor Rafiek.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Farida dan terdakwa Ina Rosiana, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan pemalsuan surat dan tindak pencucian uang" kata Syafrudin Ainor Rafiek.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Farida dan terdakwa Ima Rosiana berupa pidana penjara masing-masing selama 2 tahun 8 bulan dan denda masing-masing sebesar Rp 1 miliar," imbuhnya.

Terdakwa lainnya, Erwin Riduan, juga terbukti melakukan tindak pidana pemalsuan surat dan tindak pencucian uang. Ia dijatuhkan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini