Share

Bebas Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Kembali Berkarya Lewat Album Baru "Wijayakusuma"

Lintang Tribuana, Okezone · Kamis 14 Juli 2022 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 205 2629329 bebas-kasus-narkoba-ardhito-pramono-kembali-berkarya-lewat-album-baru-wijayakusuma-B0FYjrYc1G.jpg Ardhito Pramono. (Foto: MPI)

JAKARTA - Penyanyi Ardhito Pramono kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air. Dia meluncurkan album baru bernuansa pop Indonesia lama bertajuk Wijayakusuma melalui label Aksara Records.

Ardhito kembali berkarya setelah tersandung kasus narkoba beberapa waktu lalu. Album Wijayakusuma ini sekaligus menjadi titik kebangkitan dirinya pasca menjalani rehabilitasi.

 Bebas Kasus Narkoba, Ardhtio Pramono Kembali Berkarya Lewat Album

Bebas Kasus Narkoba, Ardhtio Pramono Kembali Berkarya Lewat Album "Wijayakusuma" (Foto: Ardhito Pramono/MPI).

Uniknya, album Wijayakusuma sendiri diambil dari jenis sebuah bunga yang menurutnya punya kesaktian.

 BACA JUGA:Tampil Beda, Ardhito Pramono Jadikan Musik Jadul Sebagai Referensi Berkarya

"Wijayakusuma itu kan sebuah bunga yang sakti banget. Jadi bikin lagu ini sebenarnya ada bunga Wijayakusumanya di situ," kata Ardhito saat konferensi pers di kawasan SCBD Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

Menurutnya, bunga tersebut akan menghidupkan kembali yang sudah mati dan dia mengibaratkan album ini seperti diriny yang telah berhasil melalui masa-masa sulit saat terseret kasus narkoba beberapa waktu lalu.

"Jadi menghidupkan kembali semangat yang sudah mati. Kisah-kisah tentang Wijayakusuma, pokoknya banyak banget yang bisa menghidupkan orang-orang yang patah semangat. Pokoknya sakti banget deh bunga itu," lanjutnya.

Menurut Ardhito, album ini merangkum segala yang dirasakannya sejak beberapa tahun belakangan. Lagu-lagu yang ada di album merangkai kejadian yang pernah dialami menjadi karya yang bisa dinikmati penggemarnya.

"Album ini adalah keresahan, penyesalan, keindahan, dan hal-hal yang terjadi di beberapa tahun belakangan. Lewat album ini, sekiranya gue ingin melampiaskan dan memotret beberapa kejadian yang terjadi," ujar Ardhito.

Wijayakusuma menjadi kumpulan karya keenam darinya setelah lima album pendek beruntun Ardhito Pramono (2017), Playlist, Vol. 2 (2017), a letter to my 17 year old (2019), Craziest thing happened in my backyard (2020), dan Semar & Pasukan Monyet (2021).

Dalam album ini, total 8 lagu yang ia ciptakan bersama produser Gusti Irwan Wibowo, Erikson Jayanto, dan Hezky Y.H. Naingg dan Narpati ‘Oomleo’ Awangga yang juga menulis beberapa lirik di Wijayakusuma.

Berbeda dari karya sebelumnya, Ardhito menunjukkan gebrakan baru dengan menulis lirik menggunakan padanan aksara Indonesia yang beragam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini