Share

Kronologi Kartika Putri Alami Penggelapan Sertifikat Tanah

Selvianus, MNC Portal · Rabu 13 Juli 2022 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 33 2628810 kronologi-kartika-putri-alami-penggelapan-sertifikat-tanah-UhBOkZHKbH.jpg Kartika Putri (Foto: MPI)

JAKARTA - Kartika Putri mendatangi Polres Bogor Jawa Barat terkait kasus dugaan penggelapan sertifikat tanah warisan milik mendiang sang ibu. Sertifikat warisan tersebut disalahgunakan tanpa sepengetahuan dirinya dan saudara-saudaranya sebagai ahli waris.

Kartika Putri pun menjelaskan kronologi permasalahan tersebut. Berawal ketika dia hendak membagi-bagikan barang sepeninggalan mendiang sang ibunda.

Kartika Putri

"Awalnya saya mau bagi-bagiin barangnya mungkin bermanfaat untuk dibagikan ke orang sekeliling. Kita baru sadar ternyata posisi sertifikat, salah satu aset rumah yang di Cibubur ternyata tidak ada sertifikatnya di tempat yang semestinya," kata Kartika Putri saat ditemui di Polres Metro Bogor Jawa Barat, Rabu (13/7/2022).

Dengan tidak adanya sertifikat tanah, membuat istri Habib Usman bin Yahya mulai curiga dan menduga adanya oknum-oknum mafia tanah yang menyalahgunakan sertifikat tanah milik mendiang ibunya.

Padahal sebagai ahli waris, Kartika dan saudaranya tidak sama sekali menjual harta peninggalan almarhumah. Sehingga ia dan saudara-saudaranya memutuskan untuk membawa persoalan itu kejalur hukum.

"Nggak tahu dari situ kita mulai menyadari bahwa kehilangan sertifikat tersebut. Lalu diduga ada oknum yang menyalahgunakan sertifikat," ucap Kartika Putri

"Kaget ya setelah kita selidiki secara kekeluargaan, sudah ada akta kuasa jual atas nama kita bertiga. Kita bertiga nggak pernah bikin," lanjutnya

Kartika Putri menjelaskan secara tiba-tiba sertifikat itu hilang dan menguatkan mereka untuk mencari tahu penanggung jawab atas penggelapan sertifikat tanah.

"Tiba-tiba sudah ada akta kuasa jual dan akta ahli waris yang mana kita bertiga nggak pernah ngurus, nggak pernah buat. Pada saat kita cari tahu lagi keberadaan sertifikat itu di mana, simpang siur, tidak ada pertanggung jawaban," katanya lagi.

Adit saudara kandung Kartika Putri menuturkan kalau pihaknya dapat melacak, lantaran sertifikat tanah tertera nama notaris. Sehingga dia dan saudara kandungnya memutuskan membuat laporan penggelapan sertifikat tanah ke Polres Bogor Jawa Barat.

"Dan akta pernyataan ahli waris, tapi ada didalam satu notaris di Kabupaten Bogor karena ada tanda terima," pungkas Adit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini