Share

Ardhito Pramono Rasakan Perubahan Ini Usai Tersandung Kasus Narkoba

Lintang Tribuana, Okezone · Kamis 14 Juli 2022 03:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 205 2629196 ardhito-pramono-rasakan-perubahan-ini-usai-tersandung-kasus-narkoba-qIuOsispXA.jpg Ardhito Pramono (Foto: Lintang Tribuana/MPI)

PENYANYI Ardhito Pramono kembali berkarya di industri musik Tanah Air dan meluncurkan album terbarunya bertajuk Wijayakusuma. Sebelumnya, ia diketahui sempat tersandung kasus narkoba hingga sempat menjalani rehabilitasi selama kurang lebih 6 bulan.

Setelah mengalami titik terendah itu, Ardhito mengaku mengalami perubahan dalam hidupnya. Di samping merasa fisiknya lebih bugar, sang pelantun Bitterlove ini juga merasa ada peningkatan baru dalam kemampuan bermusiknya.

"Wah perubahannya jauh lebih baik ya, jauh lebih healthy, jauh lebih segar, jauh lebih kreatif, jauh lebih bisa membedakan yang baik dan yang buruk," kata Ardhito, ditemui di kawasan SCBD Jakarta Selatan, Rabu, 13 Juli 2022.

"Musikal gue jauh lebih dewasa. Lebih terpikirkan matang-matang, jauh lebih bisa berdiskusi sama orang lain tentang pengkaryaan jadi jauh lebih baik," lanjutnya.

Melalui pengalaman kelamnya, Ardhito seolah lahir kembali melalui album terbarunya, yang proses penggarapannya sudah dilakukan sejak setahun silam.

Ardhito Pramono

"Proses lahir kembali di Wijayakusuma banyak banget peristiwa yang gue alami sih sebenarnya," kata Ardhito.

Dia juga merangkum hal-hal yang dirasakannya selama beberapa tahun terakhir. Ia berusaha merangkai kejadian yang pernah dialami menjadi karya yang bisa dinikmati penggemarnya.

Seperti diketahui, Ardhito ditangkap terkait penyalahgunaan narkotika jenis ganja pada Januari 2022. Sang musisi kemudian menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur selama 6 bulan.

Wijayakusuma menjadi kumpulan karya keenam darinya setelah lima album pendek beruntun Ardhito Pramono (2017), Playlist, Vol. 2 (2017), a letter to my 17 year old (2019), Craziest thing happened in my backyard (2020), dan Semar & Pasukan Monyet (2021).

Dalam album ini, total 8 lagu yang diciptakannya bersama produser Gusti Irwan Wibowo, Erikson Jayanto, dan Hezky Y.H. Naingg dan Narpati โ€˜Oomleoโ€™ Awangga yang juga menulis beberapa lirik di Wijayakusuma.

Untuk pertama kalinya, Ardhito melahirkan karya sendiri dengan sentuhan Indonesia sebagai dasar utamanya. Ia menulis lirik-lirik lagunya dengan padanan aksara Indonesia yang beragam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini