Share

Muhadkly Acho Sempat Diusir Warga Saat Syuting Ghost Writer 2

Syifa Fauziah, Okezone · Jum'at 08 Juli 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 08 206 2625899 muhadkly-acho-sempat-diusir-warga-saat-syuting-ghost-writer-2-4nJXOI40Ed.jpg Muhadkly Acho (Foto: Syifa Fauziah/MPI)

KOMIKA Muhadkly Acho mulai memilih untuk ikut tampil dibalik layar sebagai sutradara. Setelah Gara-gara Warisan, kini pria 38 tahun itu mendirect Ghost Writer 2 yang dijadwalkan akan tayang pada 21 Juli 2022 mendatang.

Saat menjalani proses syuting, pasti ada saja pengalaman unik yang dialami. Salah satunya, saat proses syuting berjalan, dia sempat diusir oleh warga setempat. Hal itu lantaran mereka syuting di tengah pandemi Covid-19 yang sedang tinggi-tingginya.

“Kita kan kalau mau syuting itu selalu melewati proses perizinan yang benar. Mulai dari lingkungan RT dan RW-nya, kelurahannya, kepolisian, waktu itu semua udah oke. Tapi situasi pandemi lagi berkembang," cerita Acho saat ditemui MNC Portal di Gedung Sindo, Kamis, 7 Juli 2022.

"Pas ngajuin permohonan itu masih terkendali tapi pas syuting tiga hari dijalani kita bisa paham warga di perumahan itu merasa bahaya kalau ada kerumunan kaya gini,” sambungnya.

Akhirnya, dia pun diminta untuk menghentikan syuting di tempat itu dan mencari lokasi lain. Menurut Acho ini jadi salah satu tantangan yang berat karena dia harus membuat set rumah yang sama persis dengan rumah sebelumnya agar visualnya masih nyambung.

“Bahkan saya sampai cari rumah baru buat (lanjutin) yang syuting tiga hari itu. Saya harus mendesain rumah itu supaya sama kaya yang saya ambil di tiga hari di rumah pertama biar nggak belang. Sampai segitunya,” tutur Acho.

Muhadkly Acho dan Tatjana Saphira

Pria kelahiran Tanjung Priok, Jakarta Utara itu bahkan mengatakan jika hal itu merupakan tantangan yang luar biasa. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, dia dan tim dipaksa untuk putar otak dan cari solusi.

“Tiga hari kan lumayan. Saya sudah bisa dapat 25 scene mungkin dan itu besar sekali untuk skala produksi dan saya sudah ambil beberapa scene di rumah yang sudah kita tempati," bebernya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

 "Pas di usir dari rumah itu, pastinya kita harus cari rumah baru tapi kamarnya, semuanya harus didesain sama persis sama kaya yang udah kita syuting. Jadi pas dijahit dan editing nggak belang,” sambung Acho.

Bagi Acho, syuting di tengah pandemi sangat menantang sekali. Bahkan dia harus menunggu selama 5-6 bulan untuk menyelesaikan syuting film tersebut.

“Proses syuting harusnya sebulan. Tapi karena kita syuting di tengah pandemi, kita sempat syuting baru tiga hari terus di stop karena PSBB yang pertama keluar. Kita nggak bisa lanjutin syuting," tambahnya.

"Selama 4 bulan lebih kita vakum dulu dan dilanjutkan di bulan Agustus. Jadi Maret sampai Juli vakum, Agustus mulai lagi. Masa tunggu 5-6 bulan tapi kalo masa produksi 1 bulanan,” tutup Acho.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini