Share

Absen dari Sidang, Pihak Putra Siregar Menilai Alasan Muhammad Nur Alamsyah Tidak Masuk Akal

Ayu Utami Anggraeni, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 33 2625597 absen-dari-sidang-pihak-putra-siregar-menilai-alasan-muhammad-nur-alamsyah-tidak-masuk-akal-vk7w7765NI.jpg Putra Siregar. (Foto: Instagram@putrasiregar17)

JAKARTA - Hakim Ketua persidangan kasus dugaan pengeroyokan terhadap terdakwa Putra Siregar dan Rico Valentino meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan kembali saksi korban Nur Alamsyah.

"Saksi korban dihadirkan," pinta Hakim Ketua di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (7/7/2022).

 Mangkir dari Sidang, Pihak Putra Siregar Menilai Alasan Nur Alamsyah Tidak Masuk Akal. (Foto: Sidang Kasus Pengeroyokan Putra Siregar/MPI).

Mangkir dari Sidang, Pihak Putra Siregar Menilai Alasan Nur Alamsyah Tidak Masuk Akal. (Foto: Sidang Kasus Pengeroyokan Putra Siregar/MPI).

Ini bukan pertama kalinya Nur Alamsyah tidak bisa hadir dalam persidangan, pasalnya sidang pekan lalu dia juga berhalangan hadir.

 BACA JUGA:Chandrika Chika Bersaksi Putra Siregar Tak Lakukan Pemukulan

Menurut keterangan JPU, Nur Alamsyah absen karena sedang mengikuti tes akademi polisi. "Saksi berhalangan hadir dikarenakan sedang mengikuti tes Akpol," ujar Jaksa Penuntut Umum.

Kemudian, hakim ketua meminta JPU untuk kembali menghadirkan Nur Alamsyah sebagai saksi korban dalam persidangan berikutnya. Entah itu secara langsung maupun daring.

"Seharusnya saksi korban wajib dihadirkan. Kita sudah kasih kesempatan minggu lalu. Boleh secara online tapi di Pengadilan Negeri dimana dia berada," papar Hakim Ketua.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Nur Wafiq Warodat selalu kuasa hukum Putra Siregar dan Rico Valentino mengaku geram dengan pernyataan JPU.

Menurutnya, pihaknya telah memeriksa bahwa tidak ada rangkaian tes Akpol hari ini dan hanya tinggal menunggu pengumuman.

"Kami sudah melakukan pengecekan sekarang tidak ada tes hanya tinggal menunggu pengumuman. Ini sudah panggilan kedua sesuai dengan prinsip peradilan tepat kami mohon untuk bisa dibacakan saja," terang Nur Wafiq Warodat setelah sidang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini