Share

Ronny Silbne Alami Penganiayaan, Pelaku Diduga Mabuk

Ravie Wardani, MNC Portal · Sabtu 11 Juni 2022 07:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 11 33 2609630 ronny-silbne-alami-penganiayaan-pelaku-diduga-mabuk-7jzUtwL5ZE.jpg Rossy Silbne didampingi kuasa hukum saat melaporkan Sutradara A akibat kasus dugaan penganiayaan di Polda Metro Jaya, pada 10 Juni 2022. (Foto: MNC Portal Indonesia)

JAKARTA - Produser musik Rossy Silbne mengklaim dirinya mengalami penganiayaan, pada 5 Juni 2022. Pelaku resmi dilaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan penganiayaan, pada Jumat (10/6/2022) malam. 

Rossy mengaku, tak terlalu mengenal sosok pelaku karena baru bertemu pada malam kejadian. "Baru kenal. Jadi memang tidak dekat," ujarnya kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, pada 10 Juni 2022. 

Peristiwa penganiayaan itu, menurut sang produser, bermula ketika dirinya berusaha melerai percekcokan A dengan seseorang di dalam mobil. Dia menyebut, pelaku diduga di bawah pengaruh alkohol setelah  menenggak dua botol wine dan dua botol soju. 

"(Setelah coba melerai) saya duduk di trotoar sambil mesan Gr*b. Tiba-tiba ada yang pukul dan membuat saya jatuh. Kemudian saya ditendang. Saya cuma bisa melindungi kepala pakai tangan dan menekuk badan agar perut tak ditendang," katanya. 

BACA JUGA: Produser Rossy Silbne Polisikan Sutradara A atas Dugaan Penganiayaan

BACA JUGA: Resmi Jadi Tersangka, Tiara Marleen Santai dan Umbar Senyuman

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Akibat peristiwa itu, Rossy Silbne mengalami pendarahan di bagian kepala serta memar di beberapa bagian, seperti tangan, pelipis, dan di area bawah ketiak. Di lain pihak, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum sang produser mengungkapkan alasannya baru melaporkan kejadian itu. 

Setelah melihat foto dan kejadian di malam peristiwa, sang pengacara memang menyarankan Rossy untuk mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu. Atas kejadian tersebut, sutradara A terancam melanggar Pasal 351 KUHP dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara.*

BACA JUGA: Kuasa Hukum Tan Skin Tanggapi Keinginan Mayang untuk Berdamai

BACA JUGA: Dagang Lontong Usai Cerai, Rohimah: Jangan Sampai Mengemis sama Orang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini