Share

Pernah Kehilangan Anak, Najwa Shihab Kuatkan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya

Vania Ika Aldida, Okezone · Sabtu 04 Juni 2022 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 04 33 2605445 pernah-kehilangan-anak-najwa-shihab-kuatkan-ridwan-kamil-dan-atalia-praratya-HcgXKub91M.jpg Najwa Shihab (Foto: Instagram)

PENCARIAN jasad Emmeril Kahn Mumtadz yang tenggelam di sungai Aare, Bern, Swiss, hingga saat ini masih terus berlangsung, meski belum menemukan hasil. Kendati demikian, pihak keluarga dari Ridwan Kamil mengaku sudah mengikhlaskan, bahkan telah menyatakan bahwa Eril meninggal dunia, pasca tenggelam pada 26 Mei 2022 lalu.

Kabar tersebut sontak menjadi duka yang cukup mendalam dan dirasakan bukan hanya oleh keluarga Ridwan Kamil. Para netizen, politisi, dan juga publik figur yang mengenal sosok Ridwan Kamil bahkan ikut berduka usai mendengar kabar bahwa Eril telah dinyatakan meninggal dunia.

Salah satu publik figur yang juga ikut merasakan kesedihan yakni Najwa Shihab. Melalui akun Instagramnya, putri dari Quraish Shihab ini sempat mengunggah foto saat keluarga Ridwan Kamil duduk di pinggir sungai Aare. Ia bahkan mengaku selalu menunggu perkembangan pencarian Eril dan berharap jika akan ada kabar baik terkait pencarian pria 23 tahun itu.

“Teh Atalia dan Kang Emil. Sejak kabar hanyutnya Eril mencuat, setiap hari saya terus mencari dan menunggu kabar terbaru tentang pencarian Eril. Dan bukan hanya saya saja, jutaan orang lain juga melakukannya," ungkap Najwa membuka tulisannya di Instagram.

"Kami terkejut, tercekat, was-was dan sedih sekaligus berharap semoga ada kabar baik dari Sungai Aare,” sambungnya.

Najwa Shihab

Saat membaca surat perpisahan yang ditulis oleh Atalia Praratya untuk Emil di Instagramnya, hati Najwa merasa ikut remuk. Meskipun ia yakin bahwa perasaannya tak akan sebanding dengan apa yang dirasakan oleh Kang Emil dan Ibu Cinta.

Kendati demikian, Najwa mengatakan jika dirinya sempat mengalami apa yang harus dialami oleh Kang Emil dan istri. Kehilangan anak tercintanya.

Namun, ia meyakini bahwa takdir soal kematian tentunya sudah melekat pada masing-masing manusia. Kita sebagai manusia hanya tinggal menunggu giliran untuk pergi meninggalkan orang-orang yang dicintai.

“Saya pernah kehilangan seorang putri. Setiap orang juga pernah — setidaknya akan — mengalami kehilangannya sendiri-sendiri. Kita semua punya kalender yang pada salah satu tanggalnya telah disuratkan gilirannya masing-masing,” ujar Najwa Shihab.

“Bermilyar-milyar kehidupan pernah hadir dan pergi di bumi ini. Kita hanya sebutir pasir dari hamparan yang tak terpermanai itu. Bersama orang-orang tercinta, kita semua pernah membentuk istana pasir, dan kita tahu pada akhirnya — cepat atau lambat — istana pasir itu akan kita berikan kepada samudera,” sambungnya.

Diakhir tulisannya, Najwa mengungkapkan rasa simpati dan menyertakan doa untuk keluarga Ridwan Kamil. 

“Simpati dari saya dan jutaan orang lain tentu tak bisa menawarkan kepedihan. Kami hanya bisa berdoa semoga kekuatan dan ketabahan itu masih memadai untuk melewati hari-hari kehilangan yang mungkin tak akan singkat ini. Peluk dari jauh untuk Teh Atalia, Kang Emil dan Zara. Nana,” tutup Najwa Shihab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini