Share

Muncul Rekaman Nindy Ayunda Sebut Kekasihnya Pemilik TMII, Begini Fakta Sebenarnya

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 02 33 2604341 muncul-rekaman-nindy-ayunda-sebut-kekasihnya-pemilik-tmii-begini-fakta-sebenarnya-bxSLremGgI.jpg Nindy Ayunda (Foto: Instagram)

PENYANYI Nindy Ayunda sudah mulai terang-terangan mengumbar hubungan asmaranya dengan Mahendra Dito. Setelah resmi bercerai dari Askara Parasady Harsono, hubungan antara Nindy dan Dito memang kerap menjadi sorotan netizen.

Beberapa waktu lalu bahkan sempat beredar percakapan antara ibu dua anak tersebut dengan ibundanya. Dalam rekaman suara tersebut, Nindy terdengar mengagung-agungkan sosok kekasihnya yang dikatakannya berasal dari keluarga kaya rasa dan merupakan pemilik dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Keluarga kaya, dia punya taman mini juga itu. Kakeknya jenderal," ucap Nindy dalam percakapan tersebut.

"Rumahnya ada di Kebayoran, Cilandak, uangnya dia sendiri," tambahnya.

Sayangnya, pernyataan Nindy bahwa kekasihnya merupakan pemilik TMII langsung dibantah oleh Direktur Eksekutif TMII, I Gusti Putu Ngurah Sedana. Bahkan I Gusti Putu menegaskan bahwa TMII merupakan aset negara, bukan merupakan milik pribadi apalagi perusahaan.

"Taman Mini ini aset negara dan dikelola oleh negara," ungkap I Gusti Putu saat dihubungi melalui telepon, Senin, 30 Mei 2022.

"Jadi bukan milik perorangan atau perusahaan. Itu tidak benar," lanjutnya.

Nindy Ayunda dan kekasihnya

Terlebih sejak 1 April 2021 kemarin dan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021, pengelolaan Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII) telah diambil alih oleh pemerintah dari Yayasan Harapan Kita. Sementara untuk pengelolaannya diserahkan kepada PT Taman Wisata Candi (TWC).

Semenjak TMII diambil alih oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pada Juli 2022, I Gusti Putu menyebut bahwa revitalisasi TMII mencapai Rp1,14 triliun. Selain itu, merujuk pada Akta Persembahan TMII tertanggal 17 Juni 1987 di hadapan notaris, Yayasan Harapan Kita telah menyerahkan kepemilikan TMII pada pemerintah, yang terdiri atas lahan tanah dan seluruh bangunan di atasnya.

Dengan kata lain, Yayasan Harapan Kita sudah hampir 44 tahun mengelola aset milik negara yang tercatat di Kemensetneg. Dengan diambil alihnya oleh negara, maka Yayasan Harapan Kita tidak lagi bisa mengelola operasional TMII.

"Sebagai BUMN pengelola destinasi wisata berbasis cagar budaya, TWC dipercaya mengelola TMII. Mereka yang mengelola Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Ratu Boko juga. Orang-orang yang di dalamnya merupakan kalangan profesional dan mengerti destinasi prioritas," paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini