Share

Angkat Budaya Bali, Film Tutuge Raih Apresiasi

Lintang Tribuana, Jurnalis · Senin 11 April 2022 00:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 11 206 2576603 angkat-budaya-bali-film-tutuge-raih-apresiasi-usVam7U1iB.jpeg Film Tutuge (Foto: ist)

JAKARTA - Film Tutuge melakukan press screening di Bali. Film garapan Sin3rgi ini, sebelum resmi diedarkan di Indonesia berhasil menyabet sejumlah penghargaan dari pentas film internasional. Di antaranya menyabet penghargaan film horor terbaik serta sinematografi terbaik dari Asian Film Awards Academy atau AFA Academy 2021.

Penghargaan lainnya didapat juga dari Hollywood International Golden Age (HIGA) sebagai best international feature film serta film horor terbaik dari Andromeda Film Festival ke-7. Selain itu, Tutuge juga terpilih sebagai finalis Golden Harvest Film Festival di Tokyo, Jepang, pada 2021.

Film Tutuge

Film Tutuge akan resmi tayang perdana mulai 14 April mendatang di seluruh bioskop Indonesia. Pada acara gala premier yang akan digelar di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, rencananya menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Tutuge merupakan film horor bernuansa Bali. Tutuge berarti sebuah perasaan diikuti makhluk halus. Tutuge menceritakan karakter Ameena Janus (Rania Putrisari) seorang penulis misteri yang sedang berlibur ke Bali untuk mencari inspirasi.

Di Bali, bertemu dengan Ketut (Langlang Buana) yang membawanya ke dalam kisah penuh misteri seorang wanita Bali bernama Laras (Imelda Therine), dan sejak saat itu, Ameena sering melihat penampakan seorang wanita berbaju merah. Laras merupakan seorang pemilik villa artistik yang kemudian ingin menjual villanya itu.

Cokorda Esa Kresna Pudak, salah satu tokoh masyarakat dari Puri Agung Pengliatan, mengatakan film ini seperti memiliki roh yang kuat. "Selain itu kisah dari film ini sangat relate dengan kejadian nyata yang pernah ada," kata Cokorda Esa Kresna.

Sebagai sutradara, Virlanwana Langgong mengaku sangat senang dengan sambutan yang diberikan masyarakat di Bali. “Semoga apresiasi positif ini bisa menjadi booster buat penayangan film ini secara nasional pada 14 April nanti,” ujarnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini