Share

Olivia Nathania Minta Maaf ke Nia Daniaty, Kini Ditahan Gegara Kasus CPNS Bodong

Lintang Tribuana, Jurnalis · Kamis 17 Maret 2022 22:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 33 2563540 olivia-nathania-minta-maaf-ke-nia-daniaty-kini-ditahan-gegara-kasus-cpns-bodong-q8Q6S0ZDcc.jpg Olivia Nathania. (Foto: Intens)

OLIVIA Nathania minta maaf ke sang ibu, Nia Daniaty, karena kini ditahan gegara kasus CPNS bodong. Ia juga minta maaf kepada semua pihak yang dirugikan.

Dia membacakan nota pembelaan dalam sidang lanjutan kasus dugaan penipuan rekrutmen CPNS, Kamis (17/3/2022). Putri Nia Daniaty itu dihadirkan secara virtual dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu.

Olivia pun menangis saat membacakan nota pembelaannya, hingga membuat kalimat yang disampaikannya tak terdengar jelas. Hakim kemudian meminta nota pembelaan yang dibacakan Olivia diserahkan dalam bentuk tertulis.

“Apa yang saudara bacakan ada tulisannya kan? Nanti dikirimkan silahkan dilanjutkan,” kata Hakim Ketua dalam sidang.

Secara garis besar, yang disampaikan oleh Olivia adalah permintaan maaf terhadap sejumlah pihak yang dirugikan. Sebagaimana yang disampaikan kuasa hukum Olivia, Susanti Agustina, setelah sidang.

“Olivia menyatakan permohonan maafnya kepada para pihak, terutama kepada rekan-rekan yang masuk dalam tahanan seperti Vicky, Eki, Ros Rosita, Sidik,” tutur Susanti.

Menurut Susanti, Olivia juga turut menyampaikan permintaan maaf kepada sang ibunda, Nia Daniaty.

“Olivia minta maaf yang sebesar-besarnya dan juga minta maaf kepada terutama orang tuanya ibu Nia Daniaty dan juga semua para pihak yang tersakiti dalam masalah ini,” ujar Susanti.

Olivia sudah mengakui perbuatannya. Istri Rafly N Tilaar itu juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya menginisiasi rekrutmen CPNS fiktif yang merugikan banyak pihak.

“Memang diakui dia perbuatan ini adalah perbuatan yang salah dan jangan diikuti lagi dan ini diakui. Dia minta maaf yang sebesar-besarnya. Jadi intinya dia hanya mengatakan seperti itu, dia mohon maaf,” ucap Susanti.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjatuhkan tuntutan 3,5 tahun penjara terhadap Olivia. Dalam nota pembelaan Olivia minta dibebaskan.

Seperti diketahui, seseorang bernama Karnu melaporkan Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021, setelah mengaku menjadi korban penipuan rekrutmen CPNS fiktif.

Korban dari kasus itu disebut telah mencapai 225 orang. Kerugian yang dialami dari sejumlah pihak tersrbut ditaksir mencapai Rp9,7 miliar.

Laporan yang teregister dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya itu menyangkakan dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Penggelapan, Penipuan, serta Pemalsuan Surat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini