Share

Penangguhan Penahanan Doni Salmanan Ditolak Polisi?

Ravie Wardani, MNC Portal · Rabu 09 Maret 2022 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 33 2558786 penangguhan-penahanan-doni-salmanan-ditolak-polisi-T8u0gwYtHW.jpg Doni Salmanan (foto: IG Doni Salmanan)

JAKARTA - Doni Salmanan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option melalui platform Qoutex oleh Bareskrim Polri. Crazy Rich Bandung itu pun berencana mengajukan penangguhan penahanan.

Namun, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan pihaknya belum menerima surat penangguhan penahanan dari tim kuasa hukum tersangka.

Doni Salmanan dan istri

"Sekarang kami belum dapat update soal pengajuan penahanan, itu juga kami dapatkan dari penyidiknya," kata Gatot dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (9/3/2022).

Pria yang akrab disapa King Salmanan itu ditahan pada, Selasa (8/3/2022) malam. Gatot menambahkan, pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut apabila Doni Salmanan sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanannya.

"Kalaupun ada informasi terbarunya lagi akan kami informasikan lagi yang jelas sampai sekarang untuk hari ini belum ada," katanya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menetapkan Doni Muhammad Taufik atau Doni Salmanan sebagai tersangka dugaan kasus penipuan berkedok trading binary option melalui Quotex pada Selasa (8/3/2022) kemarin.

Kasus tersebut didaftarkan seseorang berinisial RA per tanggal 3 Februari 2022. Adapun laporan kepolisian ini tertuang dalam nomor LP:B/0059/II/2022/SPKT/Bareskrim Polri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Doni diduga melakukan tindak pidana judi online dan atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan atau penipuan, perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, sang crazy rich telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi sekitar kurang lebih 13 jam.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut status hukum Doni Salmana dinaikkan merujuk pada hasil gelar perkara.

"Gelar perkara menetapkan atau meningkatkan status yang bersangkutan dari saksi menjadi tersangka," ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022) lalu.

Berdasarkan proses penyidikan tersebut, Doni Salmanan alias DS pun akhirnya langsung ditahan selama 20 hari kedepan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka malam ini juga setelah ini DS dilakukan penahanan," pungkasnya.

Atas kasusnya, Doni Salmanan disangkakan dengan Pasal 45 ayat 1 juncto pasal 28 ayat 1 UU ITE dan atau pasal 378 KUHP dan pasal 3 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini