TAHUN 2022 menjadi angin segar bagi dunia perfilman Tanah Air. Bahkan di awal tahun, sudah ada satu film Indonesia penuh makna dan menghibur penonton yaitu Cinta Pertama, Kedua & Ketiga
Tren dunia perfilman Indonesia tentu berbeda dengan sebelumnya. Walau badai pandemi Covid-19 masih menghantam, insan perfilman sudah berani berkolaborasi membuat film-film terbaik.
Produser hingga sutradara ternama berkolaborasi membangkitkan industri film Indonesia. Mereka tak hanya memutar otak bikin film keren dan menarik, tapi juga mengajak orang untuk menonton film di bioskop.
Diutarakan Produser Starvision Chand Parwez. Ia melihat ada lima hal yang membuat Industri Perfilman mulai bangkit di 2022, yuk simak!
Baca Juga: Sinopsis Cinta Pertama, Kedua & Ketiga, Film Indonesia yang Diputar Perdana di Awal 2022
Kebangkitan film, harapan dan semangat

Chand Parwez menilai, 2022 masyarakat butuh menonton film yang bisa menghangatkan hati, membangkitkan rasa optimis, penuh harapan dan semangat untuk memulai hidup dengan kebiasaan baru.
"2022 ini penuh harapan, kalau tidak bisa bangkit di 2022 akan menghadapi isu baru, bukan pandemi, tapi isu kemiskinan. Kita harus terus bergerak untuk membuat film yang bikin kita optimis, merelfleksikan diri kita," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (3/1/2022).
Film tentang keluarga akan naik daun
Selama pandemi, Anda tentu jadi lebih sering menghabiskan waktu dengan keluarga. Anda mendekatkan diri kepada keluarga di berbagai kesempatan hingga menjadi inspirasi bagi para pelaku film.
Bahkan, menurut Chand Parwez, genre drama yang cenderung menyinggung soal kehidupan keluarga akan booming. Ya, kisahnya selalu inspiratif dan menyentuh hati.
"Di 2022 ini, film-film banyak menggambarkan sebuah harapan yang cenderung ke keluarga. Genre-nya berbeda-beda ada komedi, thriller dan sebaianya.