Share

Periskop 2022: Kebangkitan, Semangat, dan Harapan Industri Film di 2022

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 206 2526872 periskop-2022-kebangkitan-semangat-dan-harapan-industri-film-di-2022-5rwmSPCaoN.jpg Cinta Pertama, Kedua & Ketiga. (Foto: Instagram)

TAHUN 2022 menjadi angin segar bagi dunia perfilman Tanah Air. Bahkan di awal tahun, sudah ada satu film Indonesia penuh makna dan menghibur penonton yaitu Cinta Pertama, Kedua & Ketiga

Tren dunia perfilman Indonesia tentu berbeda dengan sebelumnya. Walau badai pandemi Covid-19 masih menghantam, insan perfilman sudah berani berkolaborasi membuat film-film terbaik.

Produser hingga sutradara ternama berkolaborasi membangkitkan industri film Indonesia. Mereka tak hanya memutar otak bikin film keren dan menarik, tapi juga mengajak orang untuk menonton film di bioskop.

Diutarakan Produser Starvision Chand Parwez. Ia melihat ada lima hal yang membuat Industri Perfilman mulai bangkit di 2022, yuk simak!

Baca Juga: Sinopsis Cinta Pertama, Kedua & Ketiga, Film Indonesia yang Diputar Perdana di Awal 2022

Kebangkitan film, harapan dan semangat

 chand parwez

Chand Parwez menilai, 2022 masyarakat butuh menonton film yang bisa menghangatkan hati, membangkitkan rasa optimis, penuh harapan dan semangat untuk memulai hidup dengan kebiasaan baru.

"2022 ini penuh harapan, kalau tidak bisa bangkit di 2022 akan menghadapi isu baru, bukan pandemi, tapi isu kemiskinan. Kita harus terus bergerak untuk membuat film yang bikin kita optimis, merelfleksikan diri kita," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (3/1/2022).

Film tentang keluarga akan naik daun

Selama pandemi, Anda tentu jadi lebih sering menghabiskan waktu dengan keluarga. Anda mendekatkan diri kepada keluarga di berbagai kesempatan hingga menjadi inspirasi bagi para pelaku film.

Bahkan, menurut Chand Parwez, genre drama yang cenderung menyinggung soal kehidupan keluarga akan booming. Ya, kisahnya selalu inspiratif dan menyentuh hati.

"Di 2022 ini, film-film banyak menggambarkan sebuah harapan yang cenderung ke keluarga. Genre-nya berbeda-beda ada komedi, thriller dan sebaianya.

Mengajak masyarakat kembali ke bioskop

Chand Parwez meyakini bahwa perlahan-lahan industri film dan bioskop mulai hidup. Memang belum 100 persen, tapi baru sekira 40 persen, ke depan pun kembali pulih.

"Kita berproses ke arah itu dan kondisi ini berjalan maka kami merilis film-film terbaik untuk mengembalikan orang nonton ke bioskop," ucapnya.

Satu hal yang patut diketahui, ujar Chand Parwez, seluruh industri perfilman audiovisual dibangun oleh bioskop. Karena bisa menciptakan movie going habit yang membuat orang nonton di bioskop.

"Bioskop memberikan pengalaman berbeda, kita nonton sama-sama, pengalaman sinematik, kita terkoneksi dengan penonton lain dan ini pengalaman yang berbeda daripada menonton tv atau di OTT," bebernya.

Dia pun khawatir, apabila bioskop ini tidak bisa kembali ramai, secara jangka panjang kebiasaan menonton makin hari kakin redup atau bisa saja padam.

Mengajak interaksi dengan pemain film

Masyarakat kini tak sekadar menonton film, tapi juga diajak ke bioskop di 2022 untuk membangkitkan industri perfilman dan bioskop.

"Harapan kami, kita nonton lah bersama orang yang kita sayangi, bioksop merasakan kebersamanaan quality time, lalu filmnya sangat refeltif untuk membangun kehangatan, imun kita,"

Tak jarang, saat perilisan satu film pun menghadirkan banyak aktris dan aktor pemeran film. "Kami sudah mulai screening hingga meet and great, namun sesuai prokes," ucap dia.

Ikuti ajang festival film bergengsi

Chand Parwez juga mengatakan bahwa di 2022 akan ada banyak judul film yang melenggang di kancah internasional. Sebabnya, pelaku kreatif film sudah sangat kreatif dan bersungguh-sungguh saat menggarap satu film.

"Pasti, kalau berkarya harus sungguh-sungguh, maka kreativitas meningkat. Di 2021 banyak dapat penghargaan internasional. Lalu di 2022 juga akan sama dapat penghargaan internasional maupun Indonesia," tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini