Denny Sumargo Dicecar 18 Pertanyaan Terkait Kasus Penggelapan Mantan Manajer

Nandha Aprilia, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 33 2488773 denny-sumargo-dicecar-18-pertanyaan-terkait-kasus-penggelapan-mantan-manajer-s7kEeNg3Cv.JPG Denny Sumargo (Foto: Nandha/MPI)

JAKARTA - Denny Sumargo telah menjalani pemeriksaan pertama dengan dicecar 18 pertanyaan oleh tim penyidik yang dilakukan di Polda Metro Jaya pada Selasa (19/10/2021).

Hal ini pun disampaikan oleh kuasa hukum, Mohamad Anwar, setelah kliennya itu menjalani pemeriksaan pertamanya.

“Tadi kita, Denny, sudah dilakukan pemeriksaan, sudah di BAP didampingi oleh saya selaku kuasa hukum. Alhamdulillah semua pertanyaan sudah kita jawab, ada 18 pertanyaan yang disampaikan penyidik yang pada prinsipnya menceritakan modus terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan terlapor,” ujar Mohamad Anwar saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:

Denny Sumargo Jalani Pemeriksaan Kasus Penggelapan Dana Mantan Manajer

Komentari Kasus Rachel Vennya, Denny Sumargo: Ini Proses Pendewasaan

Denny Sumargo

Dari pemeriksaan ini, tampak hadir pula saksi Denny Sumargo yang merupakan salah satu talent di manajemennya, Bella.

“Kemudian juga terhadap korban lain, kemarin sudah kita sampaikan pelaporan korban juga talen lain, yaitu mbak Bela. Ini juga jadi salah satu saksi dikasusnya mas Densu,” ujarnya.

Selain itu, ada pula bukti lain seperti halnya rekening koran yang dijadikan sebagai alat bukti dan telah diserahkan kepada tim penyidik.

“Jadi bukti sudah dipegang semua sama penyidik, salah satunya rekening korannya. Disitu kan keliatan transaksi-transaksinya. Yang dilaporkan dengan rekening korannya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Denny Sumargo menghadiri panggilan pemeriksaan yang pertama di Polda Metro Jaya diduga kasus penggelapan dana dan pemalsuan surat yang dilakukan oleh sang mantan manajer, Ditya Andrista.

Dari hal ini, Ditya Andrista disangkakan terhadap dua pasal. “Pasal yang kita duga yaitu 263 pemalsuan surat dan 372 penggelapan,” ujar Mohamad Anwar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini