Mama Sarah Ketakutan Diteror Sofia, Andin Berhasil Kejar Sosok Pelaku Teror?

Laras Dwi Sasmita, Jurnalis · Kamis 14 Oktober 2021 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 14 598 2485986 mama-sarah-ketakutan-diteror-sofia-andin-berhasil-kejar-sosok-pelaku-teror-LKxY4JL5lQ.jpg Ikatan Cinta. (Foto: Instagram)

PADA Ikatan Cinta 13 Oktober 2021, Mama Sarah sangat ketakutan setelah bertemu Mama Sofia dalam mimpinya, berniat balas dendam akibat perilaku jahatnya di masa lalu kepada Andin. Di sisi lain, Andin tak sengaja pergoki pelaku teror keluarganya.

Dalam mimpi, Mama Sarah yang membuka pintu rumahnya dan bertemu dengan sosok perempuan berambut pendek. Dengan sedikit berteriak dia membentak perempuan yang dianggapnya tidak memiliki izin masuk ke rumahnya itu. 

"Udah tengah malem gini kok ada yang ngetok-ngetok,” katanya.

“Kok ngga sopan banget sih pintu belum dibukain kok udah masuk, heh kamu kok ngga sopan sekali tengah malem datang ke sini,” katanya.

Akan tetapi wajahnya pun langsung terlihat pucat ketika melihat wajah dari sosok perempuan berambut pendek itu yang ternyata adalah Sofia. Wajah ibu kandung Andin itu pun terlihat sangat marah kepada mama Sarah yang dimasa lalu jahat kepada Andin. Mendengar itu sontak mama Sarah histeris berteriak. “Ka..kamu,” ujar Mama Sarah.

“Saya tahu kamu benci anak saya tapi kamu bukan berarti sakiti anak saya Andin kamu perlukukan dia tidak baik, kamu membuat dia menderita,” ujar Sofia.

“Nggaa pergi!” ucap mama Sarah.

Mama Sarah pun semakin ketakutan dan panik setelah mendengar Sofia yang ingin balas dendam kepadanya. Lalu ternyata setelah berteriak mama Sarah terbangun dari mimpi buruknya itu dengan napas yang tidak beraturan. 

“Kamu harus terima balasan dari saya, saya akan membalas kamu Sarah,” ujar Sofia.

“Hah aku mimpi buruk, papah,” tutur mama Sarah yang bangun dari mimpinya.

Sementara itu, teror yang menimpa keluarga Aldebaran membuat seluruh keluarganya menjadi tersakiti. Terlebih Mama Rosa yang terlihat depresi setelah menerima telepon ancaman dari pelaku teror. Aldebaran pun tampak sangat mengkhawatirkan kondisi mental sang mama yang sampai menyebut dirinya sudah lelah dengan penderitaan dari teror yang menimpanya. 

Usai menghubungi Pak Sanusi, Aldebaran pun kembali menemui Mama Rosa dan meminta sang mama untuk berkata jujur. Dengan perlahan Aldebaran mencoba membujuk sang mama untuk menceritakan segala yang terjadi kepadanya hingga membuat dia menjadi depresi. Lalu setelah mendengar Aldebaran sudah menghubungi pak Sanusi orang kepercayaanya, mama Rosa pun terkejut. 

"Mamah aku mau mamah jujur coba sekali aja jujur. Ada apa, aku barusan telepon Pak Sanusi, dia semalam nggak telepon mama, mama bohong kan kenapa harus ditutupin. Siapa yang telepon mamah semalam, Pak Sanusi juga bilang diserang sama seseorang, semalam orang yang telepon mama ngomong apa?" kata Aldebaran. 

"Mah kita kan udah pernah janji kita akan hadapi peneror ini sama-sama. Apapun masalahnya kita seelsaikan sama-sama jangan sampai peneror ini mengancam lagi mama cerita ya," ujarnya.

Setelah mendengarkan bujukan dari sang anak, Mama Rosa pun akhirnya luluh dan memberanikan diri bercerita tentang kejadian sebenarnya. Dengan penuh tangisan mama Rosa terlihat ketakutan memberitahu Aldebaran bahwa dirinya diancam untuk menemui pelaku teror sendirian untuk menghentikan teror ini. 

"Iya, mama ditelepon peneror itu, dia bilang mama harus datang ke Taman Kaswari sendirian untuk menghentikan teror ini, hanya mama yang bisa mengstop ini semua," ujar mama Rosa.

Mendengar itu Aldebaran tampak sangat terkejut dan terlihat sangat khawatirkan kondisi sang mama yang menangis di hadapannya. Terlebih ketika mendengar sang mama yang menyebut sangat lelah menghadapi aksi teror tersebut.

Aldebaran pun langsung memeluk sang mama dan mencoba menenangkannya dengan memberitahu mama Rosa bahwa dirinya yang akan menghadapi pelaku teror itu. 

"Peneror itu bilang kaya gitu?" tutur Aldebaran.

"Mama mesti ngapain Al, mama capek Al dengan teror ini aku butuh menyelesaikan ini," ucap mama Rosa.

"Biar aku yang mikir ya biar aku yang cari caranya udah," ujar Aldebaran.

Di sisi lain, Andin bertabrakan dengan pelaku teror dia mencoba mengejar tetapi sayangnya sosok itu telah telah kabur dengan mobil. Aldebaran pun sangat terkejut mendengar istrinya bertemu dengan pelaku teror, dia pun akhirnya menemui titik jawaban bahwa pelaku teror yang tidak melukai istri dan anaknya ternyata memang menargetkan mama Rosa.

Tak sengaja bertabrakan dengan seseorang, Andin terkejut mengenali wajah sosok tersebut yang ternyata pelaku teror yang pernah ditunjukkan fotonya oleh Aldebaran. Mereka berdua pun terlibat aksi kejar-kejaran, istri Aldebaran itu pun meminta pengawalnya untuk mengejar pelaku teror itu. 

"Kamu peneror itu kan, Hei! kamu mau kemana," ujar Andin

"Hei Riza itu peneror," ucapnya.

Akan tetapi, sayangnya langkah Riza kalah cepat dengan pelaku teror yang berhasil kabur menggunakan mobil. Andin pun memberitahu pengawalnya bahwa dirinya baik-baik saja dan tidak dilukai sedikit pun pelaku teror itu.  

"Dia sama seklai ngga nagpa-ngapain saya dia malah tolongin ambil tas saya terus karen saya mengenali wajhanya da langsung lari," katanya.

Riza pun langsung bergegas menghubungi Aldebaran dan menceritakan kejadian yang menimpa sang istri bertemu dengan pelaku teror. Mendengar itu Aldebaran tampak sangat khawatir dengan keadaan Andin dan Reyna. Dia pun meminta Riza untuk tetap waspada dan melindungi istri dan anaknya. 

"Bu Andin sekarang lagi di cafe beli kue, justru itu pak tadi ada peneror itu di sini. Tadi bu Andin melihat peneror itu kabur naik mobil," tutur Riza.

"Tetapi anak saya dan istrinya baik-baik aja kan, Za tetap waspada ya apapun yang terjadi kabarin saya," ucap Aldebaran.

Usai mematikan sambungan telepon dengan Riza, Aldebaran langsung menyadari sesuatu bahwa pelaku teror ini memang dari awal menargetkan sang mama. 

"Peneror ini nggak menyerang Andin, berarti targetnya sejak awal cuma mama tapi kenapa dia membenci mama," tutur Aldebaran dalam hati.

Saksikan terus sinetron Ikatan Cinta yang tayang setiap hari pukul 19.45 WIB di RCTI dan RCTI Plus.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini