Aldebaran Bogem Sosok Peneror yang Hampir Celakai Keluarganya, Andin Kontraksi!

Laras Dwi Sasmita, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 598 2483018 aldebaran-bogem-sosok-peneror-yang-hampir-celakai-keluarganya-andin-kontraksi-PqHg5rD2Ly.jpg Aldebaran. (Foto: Ikatan Cinta)

IKATAN Cinta 7 Oktober, Aldebaran temui sosok peneror keluarganya. Tak lain sosok itu adalah Boim, satpam baru di rumah Mas Al Andin, serta peneror bernama Iqbal.

 Pelaku Teror bernama Iqbal yang memakai topeng untuk menutupi identitasnya terkepung oleh Aldebaran, Rendy, Ricky dan Riza di taman Flamingo. 

Mereka pun terlibat aksi adu jotos dengan anak buah Iqbal yang penuh ketegangan. 

Aldebaran telah berkumpul di taman Flamingo untuk menangkap pelaku teror, Iqbal bersama dengan Rendy, Ricky dan Riza. Mereka memantau pelaku teror yang memakai masker tengah berjalan dengan Boim menuju tempat jebakan mereka.

"Soal saya!" kata Aldebaran, dalam Sinetron Ikatan Cinta 7 Oktober 2021.

Tak kuasa menahan emosi, Aldebaran langsung memukul Iqbal. Melihat itu anak buah Iqbal pun datang dan mereka semua akhirnya terlibat aksi adu jotos dengan Rendy, Ricky dan Riza. 

"Siapa Anda sebenarnya Anda kenapa Anda ganggu keluarga saya? Siapa yang suruh Anda!" ujar Aldebaran.

Di tengah pergulatan mereka, Aldebaran menegaskan kepada Iqbal bahwa dia akan melaporkannya ke polisi. Mendengar itu Iqbal bertekad menjatuhkan Aldebaran dan mengancam nyawa Boim dengan pisau.  

"Anda sekarang nggak bisa kemana-mana lagi. Saya akan jebloskan Anda ke penjara," ucapnya.

Sebelumnya, pelaku teror yang mengancam Aldebaran juga akan membunuh Boim dengan pisaunya. Aldebaran terlihat bimbang dengan pikirannya dan harus memilih menyelamatkan Boim atau melepaskan kesempatan menangkap pelaku teror. 

Lantaran tak tega melihat Boim yang diancam menggunakan pisau, Aldebaran pun mengambil langkah lain dengan melepaskan pelaku teror. Kesempatan itu, diambil oleh pelaku teror tersebut untuk melarikan diri. 

"Dengarkan saya, lepaskan Boim lalu Anda boleh pergi," kata Aldebaran.

Melihat itu Ricky, Rendy, Riza dan Boim tampak bingung dengan tindakan Aldebaran yang menghilangkan kesempatan.

Di balik itu, ternyata Aldebaran menyimpan rencananya dengan membawa keempat anak buah pelaku teror keluarganya untuk diselidiki olehnya. 

"Saya enggak mau jadi orang jahat seperti mereka. Setidaknya sekarang kita punya ke empat anak buah dia," ucap Aldebaran.

Di tengah pertarungan sengit ini, Andin mencemaskan kondisi Mas Al hingga mengalami kontraksi perut. Tak perlh khawatir, Andin hanya cemas hingga membuatnya lemas hingga wajahnya pucat. 

Angga dan Mama Rosa pun berusaha menenangkan Andin yang terlihat kesakitan menahan perutnya yang nyeri akibat pergerakan janinnya. 

Di kamar, Andin terlihat sangat lemas memikirkan Aldebaran yang tak kunjung pulang ke rumah. Lalu ,dengan jalan tertatih-tatih Andin pun menanyakan keberadaan Aldebaran kepada Mama Rosa, Michi dan Angga.

"Mas Al kok nggak pulang-pulang ya, ini juga teleponnya kok ngga diangkat kenapa. Kok perasaan aku jadi ngga enak," ujar Andin.

"Dapat kabar tentang Mas Al nggak, haduh ini dia dari tadi aktif banget nendang-nendang mulu kerjaannya," ucapnya.

Melihat itu lantas ketiganya tampak mencoba untuk berusaha membuat Andin tetap tenang karena mengkhawatirkan fisiknya yang tampak lemah. Angga dan Mama Rosa pun terlihat memberikan kata-kata penenang untuk Andin. 

"Ini kamu pasti tegang, kamu tenang ya, kamu tau suami kamu Al dia pasti nggak akan ingkar janji dia pasti datang," kata Mama Rosa.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini