Anak Nia Daniaty Dilaporkan ke Polisi Kasus Penipuan

Erfan Maaruf, Jurnalis · Jum'at 24 September 2021 20:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 33 2476522 anak-nia-daniati-dilaporkan-ke-polisi-kasus-penipuan-modus-tawaran-pns-pyfqQ5FNtu.jpg Laporan kepada anak Nia Daniaty (Foto: MPI)

JAKARTA - Anak penyanyi Nia Daniaty, Olivia Nathalia dan suaminya Rafly Noviyanto dilaporkan ke Polisi atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan serta pemalsuan surat modus penawaran posisi PNS. Terdapat 225 korban dalam kasus tersebut.

Kedua terlapor diduga melakukan penipuan dengan kedok penawaran posisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di beberapa tempat lembaga. Namun terlapor meminta memberikan syarat pembayaran bisa sejumlah uang.

Baca Juga:

Nia Daniaty Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Kata Keluarga

Nia Daniaty Di Rumah Aja, Musuhan Sama Timbangan

Laporan kepada anak Nia Daniaty


"Terlapornya inisialnya Oi dan Raf, Oi adalah anak penyanyi lawas dengan inisial ND," kata kuasa hukum para korban, Odie Hudianto di Polda Metro Jaya, Jumat (24/9/2021).

Setelah para korban membayar, kedua terlapor ini mengirimkan surat keterangan (SK) palsu terkait pengangkatan jabatan PNS yang mengatasnamakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Modusnya dengan cara bujuk rayu, ngiming-imingi dia punya link di BKN sehingga semua korban diminta untuk menyerahkan uang ke Oi. Setelah uang diserahkan, Oi menyerahkan surat pengangkatan dan SK yang dikeluarkan BKN, kita cek ternyata tidak sah, tidak ada SK tersebut," imbuhnya.

Para korban menyetor uang, setiap orang menyetor mulai dari yang terkecil Rp25 juta dan yang terbesar Rp150 juta. Dari 225 korban tidak ada satu pun yang terwujud bekerja sebagai PNS di bidang yang dijanjikan. Sementara, nilai kerugian yang akibat penipuan ini ditaksir mencapai Rp9,7 miliar.

"Kerugiannya Rp9,7 miliar," terang Odie.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu guru SMA Olivia Nathalia (Oi) bernama Agustin juga turut menjadi korban atas aksi penipuan dan penggelapan mengaku, dirinya membawa 16 orang dari keluarganya untuk menjadi PNS seperti yang ditawarkan Oi.

"Di malam hari dia chat saya menawarkan ada yang mau masuk PNS enggak, saya bilang ada, anak saya. Saya tanya, apakah bisa, dia bilang bisa. Akhirnya saya membawa keluarga saya, keponakan, sepupu, total 16 orang. Di keluarga saya masing-masing membayar Rp30 juta," jelas Agustin.

Laporan tersebut diterima oleh polisi dengan Nomor Polisi LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 23 September 2021. Oi dan Raf kenakan dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini