Aldebaran Masih Buru Otak Teror Keluarganya, Curiga ke Masa Lalu Papa Hartawan Alfahri!

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 13 September 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 598 2470256 aldebaran-masih-buru-otak-teror-keluarganya-curiga-ke-masa-lalu-papa-hartawan-alfahri-l3HustMYTd.jpg Aldebaran. (Foto: Ikatan Cinta)

ALDEBARAN merasa jika ancaman serangan dan teror terhadap keluarganya dan Catherine, berhubungan dengan masa lalu Papa Hartawan Alfahri. Aldebaran pun semakin penasaran dengan hal ini.

Karena itu, Aldebaran mengajak Mama Rosa membicarakan soal masa lalu almarhum Papa Hartawan.

Aldebaran mengajak Mama Rosa berbincang untuk menanyakan soal kenangan masa lalu almarhum Papa Hartawan. Namun, sayangnya Mama Rosa juga tidak mengetahui hal tersebut.

“Aku pengen tanya soal papa. Apa yang mama tau soal penyesalan papa di masa lalu?” kata Aldebaran di Sinetron Ikatan Cinta 12 September 2021.

 Ikatan cinta

“Apa ya? I don’t know. Kenapa?” ucap Mama Rosa.

“Dulu papa pernah cerita, papa pernah menyesali sesuatu di masa lalu. Papa mau benerin itu,” ucap Aldebaran kepada Mama Rosa.

“Papa itu orang yang sangat mensyukuri hal kecil apapun itu,” ujar Mama Rosa.

Kendati begitu, Aldebaran langsung memiliki pemikiran untuk menanyakan soal keberadaan barang kenangan Mama Rosa dan almarhum Papa Hartaman.

Hanya karena Mama Rosa tidak sanggup untuk menempati tempat tinggal itu, Aldebaran mendapatkan kepercayaan kunci kamar kenangan tersebut.

“Barang peninggalan mama papa ada di mana?,” kata Aldebaran.

“Masih rapi di kamar. Cuma mama gak kuat masuk ke kamar, sejak papa pergi meninggalkan kita,” ujar Mama Rosa.

“Aku penasaran siapa yang udah teror keluarga kita. Aku yakin barang peninggalan papa bakal menunjukkan sesuatu. Feeling-ku semua akan mengarah ke pelaku ini,” kata Aldebaran.

Buntut dari penyerangan ini, Aldebaran menelepon Angga untuk memberi tahu soal kejadian yang menimpa adiknya, Catherine. Selain itu, Aldebaran pun menuturkan kepada Angga untuk berhenti jalin hubungan apapun dengan keluarga Al.

“Jangan ada hubungan sama keluarga gua lagi, ini demi keselamatan mereka,” kata Aldebaran.

Reyna yang sedang duduk menatap sang ayah menelepon dengan wajah tegang menanyakan hal tersebut. Reyna menanyakan ada hal apa yang membuat sang ayah memasang wajah tegang.

“Papa kenapa? Muka papa kok tegang?,” kata Reyna pada sang ayah.

Selain itu, saat sedang menyetir, Aldebaran memikirkan pertanyaan soal ayah Alfahri di masa lalu ada keinginan untuk memperbaiki suatu hal. Dia memikirkan perihal penyesalan masa lalu dari ayah Alfahri.

“Hal apa yang papa sesali di masa lalu?,” kata Aldebaran dalam hati.

Tak cuma ke Angga, Aldebaran juga meminta Rendy untuk tetap waspada terhadap penyerangan selanjutnya. Hal itu dikarenakan Rendy juga ada di tempat saat Catherine menjadi korban penyerangan juga.

Aldebaran memberikan peringatan lebih kepada Rendy soal kewaspadaan penyerangan kelak. Suami dari Andin ini pun semakin geram terhadap pelaku di balik teror keluarganya yang tindakannya semakin nekat. 

“Rendy, kamu jaga diri baik-baik. Lebih waspada,” ujar Aldebaran.

“Karena penyerang yang mau nyerang saya, pasti juga akan mengincar kamu,” kata Aldebaran.

Lebih lanjut, Rendy juga mengaku siap dengan hal penyerangan lainnya. Kemudian, Rendy meminta izin untuk pulang kepada Aldebaran.

“Baik pak, saya izin pulang terlebih dulu ya pak,” ujar Rendy.

Mengetahui tindakan pelaku teror yang semakin berani membuat Aldebaran sangat geram karena belum bisa menemukannya. Di tengah kebingungan pun Aldebaran semakin bertekad untuk mencari pelakunya dan motif di balik tindakannya yang ingin mencelakai orang-orang terdekat yang disayanginya.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini