Profil Chloe Zhao Sutradara Perempuan Asia Pertama Sabet Piala Oscar

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 26 April 2021 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 26 33 2401086 profil-chloe-zhao-sutradara-perempuan-asia-pertama-sabet-piala-oscar-LGTkVU9tqp.jpeg Chloe Zhao (Foto: AP/Chris Pizzello)

JAKARTA - Nomadland berhasil membawa Chloe Zhao menyabet penghargaan sutradara terbaik di ajang bergengsi Academy Awards 2021 (Oscar). Lewat penghargaan tersebut, Chloe juga menorehkan namanya sebagai sutradara perempuan Asia pertama yang memenangkan Oscar.

"Ini untuk siapa saja yang memiliki keyakinan dan keberanian untuk berpegang pada kebaikan dalam dirinya sendiri, dan untuk mempertahankan kebaikan dalam diri satu sama lain." ujar Chloe Zhao dalam pidato kemenangannya.

Pidato yang disampaikan Chloe sempat mencuri perhatian para kritikus dan pencinta film dunia.

Bukan tanpa alasan, pidato tersebut rupanya bukan sekadar kata-kata mutiara yang muncul tiba-tiba, melainkan akumulasi dari perjuangan Chloe Zhao menggebarak industri film Hollywood sekaligus mematahkan bias-bias gender yang menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:

Berkat Nomadland, Chloe Zhao Raih Predikat Sutradara Terbaik Oscars

Chloe Zhao Jadi Wanita Kedua dalam Sejarah Raih Oscar sebagai Sutradara Terbaik

Bila menilik biography-nya, perjuangan Chloe Zhao hingga berhasil menjadi sutradara profesional memang tidak dapat dipandang sebelah mata.

Ketika masih berusia 15 tahun, Chloe dikirim orangtuanya ke Brighton College, sebuah sekolah asrama swasta di Inggris Raya. Padahal, kala itu kemampuan bahasa inggrisnya belum memumpuni.

Keputusan tersebut diambil karena semasa remaja Zhao dikenal sebagai siswi pemalas dan selalu memberontak. Alih-alih mengikuti pelajaran, ia lebih senang menggambar manga dan menulis cerita fiksi.

Cobaan datang ketika kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai. Sang ayah kemudian menikah lagi dengan Song Dandan, salah satu bintang film favorit Zhao semasa kecil.

Meski sempat terpukul mendengar kabar perpisahan kedua orangtuanya, Zhao tetap tegar mengejar impiannya menjadi seorang sutradara.

Menghabiskan masa remaja di Inggris, membuat Zhao tertarik dengan budaya pop Barat. Usai lulus dari Brighton College, ia pindah ke Los Angeles untuk melanjutkan pendidikan di bangku sekolah menengah hingga mendapatkan gelar sarjana ilmu politik di Mount Holyoke College, Massachusetts.

Selama hidup di negeri Paman Sam inilah, kecintaan Zhao terhadap dunia film semakin membuncah. Ia pun memutuskan untuk mempelajari produksi film di New York University Tisch School of the Arts.

Pada 2015, Zhao menyutradai film pertamanya yang berjudul Songs My Brothers Taught Me. Film ini menggambarkan hubungan antara saudara laki-laki dan adik perempuannya. Film tersebut ditayangkan perdana sebagai bagian dari Kompetisi Drama AS di Sundance Film Festival, dan kembali diputar di Festival Film Cannes sebagai bagian dari pemilihan Director’s Fortnight.

 

Tak berhenti di situ saja. Pada 2017, Zhao kemblali menyutradari film The Rider, sebuah drama barat kontemporer yang menceritakan kisah perjalanan seorang koboi muda dalam menemukan jati dirinya. Lewat film inilah Zhao berhasil menyabet penghargaan pertamanya di Festival Film Cannes.

Pada 2018, Zhao menyutradari film ketiganya, Nomadland. Film ini dibintangi sederet aktris Hollywood termasuk Frances McDormand yang menjadi pemeran utama.

Nomadland mendapatkan banyak pujian dari para kritikus film hingga berhasil memenangkan penghargaaan Golden Globe, dan membawa Chloe Zhao serta Frances McDormand menyabet piala Oscar 2021. Demikian dilansir dari Vulture, Senin (26/4/2021).

1
2
BERITA FOTO
+ 4

Seniman dan Artis Ikuti Vaksinasi Massal di Galeri Nasional

Komedian Ari Keriting disuntik dosis pertama vaksin COVID-19.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini