Souljah Persembahkan Lagu Terbaru di HUT Okezone Ke-14

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 205 2391041 souljah-persembahkan-lagu-terbaru-di-hut-okezone-ke-14-3dgaHshxOw.jpg Souljah (Foto: IG Souljah)

JAKARTA - Grup band bergenre reggae, Souljah menjadi penampil terakhir dalam Mini Concert Rangkaian HUT Okezone yang ke-14. Membawakan sedikitnya empat buah lagu, Said Fauzan cs tampak membawakan single mereka berjudul Tak Selalu.

Lagu tersebut diketahui ditujukan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap hoaks. Selain itu, di tengah-tengah lagu, Said juga sempat mengucapkan selamat ulang tahun pada Okezone yang ke-14.

"Selamat ulang tahun yang ke-14 buat Okezone, makin lengkap, cepat, beritanya," ucap Said Fauzan.

Baca Juga:

Souljah Bongkar Rahasia Tetap Kompak di Usia 23 Tahun

Rayakan HUT ke-14, Webinar Okezone Dimeriahkan Vionita Sihombing hingga Souljah

Souljah

"Semoga selalu ada. Semoga akan ada yang 15,16 bahkan hingga 100 tahun," lanjutnya.

Pada penampilan keduanya, Souljah membawakan lagu yang berada di album keempat mereka, This Is Souljah (2014). Berjudul Bilang I Love You, Danar tampak mempersembahkan lagu tersebut untuk seluruh masyarakat yang sudah memantapkan hati untuk menyatakan cinta.

"Lagu ini lagu untuk kamu semua yang sudah memantapkan hatinya, sudah mengumpulkan keberanian sekian lama untuk bilang i love you," ungkap Danar.

Sementara itu, Souljah juga mengaku memiliki lagu baru yang sengaja ditampilkan dalam acara HUT Okezone ke-14. Bertajuk Gloria Existensivs, lagu yang penggarapannya dibantu oleh Ojan Sisitipsi, Iga Massardi Barasuara, Jimi Multhazam The Upstairs, Ocan Siagian, Bounty Ramdhan, DJ Apink, dan Upi alias Tuan Tigabelas itu sengaja dipersembahkan untuk ulang tahun Okezone.

"Tapi bukan cuma Okezone aja yang ulang tahun, karena kita juga berulang tahun tanggal 4 April. Dalam rangka memberikan sesuatu di ulang tahun Souljah yang ke-23 ini, kita pengen ngasih sesuatu kepada Braddasouljah," ujar Said.

"Intinya tentang betapa kita itu teradiksi sama eksistensi. Akhirnya kita mencari kebahagiaan di tempat yang semu, ditempat yang salah. Kurang lebih begitu," timpal Danar.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini