Kamasean Idol dan Ryuzaki Rama Kolaborasi di Single I've Found

Adiyoga Priambodo, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 205 2385556 kamasean-idol-dan-ryuzaki-rama-kolaborasi-di-single-i-ve-found-ANjBXpwsm2.jpg Kamasean x Rama (Foto: IG Kamasean)

JAKARTA - Ryuzaki Rama menggandeng solois jebolan Indonesian Idol, Kamasean Matthew untuk berkolaborasi di single I’ve Found. Ryuzaki Rama mengapresiasi kemampuan dan musikalitas Kamasean.

Lagu I’ve Found yang ditulis Ryuzaki Rama memiliki roh ketika dibawakan oleh dirinya bersama Kamasean.

"Saya kaget hasilnya bisa sebagus ini, karena suara Kamasean keren banget dan bikin lagu I’ve Found punya warna baru. Saya senang dapat berkolaborasi degan Kamasean yang karena dia sangat profesional dan juga kooperatif, sehingga proses recording dapat berjalan lancar sekali,” tutur Rama.

Baca Juga:

Keberadaan Istri Bams di Ulang Tahun Cucu Hotma Sitompul Jadi Sorotan Netizen

Bom Bunuh Diri di Makassar, Bintang Emon: Jangan Kaitkan dengan Isu Sara

Kamasean Idol


Ryuzaki Rama, Tebedayeng dan Quickbuck hadir untuk memberikan warna musik elektronik di tanah air. Selain Ryuzaki Rama dan Kamasean, terdapat kolaborasi lain yakni Tebedayeng bersama RayRay (Female DJ peringkat 16 dunia dalam lagu Let You Go.

"Senang dan bangga banget karya saya digarap lebih proper dan semoga bisa mendunia. Ini adalah salah satu mimpi saya yang menjadi kenyataan,” jelas Tebedayeng.

Kemudian Quickbuck menggaet vokalis band Midnight Quickie, Charita Utami. "Workshop sama Tami enggak begitu lama. Karena lagunya udah ada dan dia tinggal ngulik lalu disesuaikan dengan karakter vokalnya. Paling ada tambahan beberapa insight supaya outputnya lebih keren,” kata Quickbuck.

Perilisan tiga single ini merupakan reward bagi Tebedayeng, Ryuzaki Rama dan Quickbuck usai ketiganya berhasil menjuarai Electronic Music Producer Contest (EMPC) 2020 yang diinisiasi oleh Iceperience.id. Mereka dipilih langsung oleh para juri yang merupakan barisan top DJ di Indonesia yakni Dipha Barus, Winky Wiryawan, dan Eka Gustiwana serta DJ kaliber internasional Yellow Claw usai menyaring tak kurang dari 490 produser musik dan 576 track lagu yang didaftarkan pada kompetisi bergengsi ini.

Dipha Barus yang mewakili para juri menuturkan, terpilihnya tiga jawara ini tak lepas dari proses kurasi ketat yang dilakukan oleh dewan juri untuk mendapat hasil yang optimal dari kompetisi ini. “Ratusan track yang masuk ke EMPC itu cukup mumpuni dan kami selaku juri cukup kesulitan untuk mengkurasinya. Namun karena memang ada standar penilaian dan melihat dari kematangan hasil track tersebut, para juri telah menentukan Tebedayeng, Rama dan Quickbuck sebagai tiga terbaik. Bukan hanya urusan teknis bermusik, pada saat berjalannya EMPC dari awal hingga akhir banyak program yang dapat menjadi bekal para finalis untuk mampu eksis di industri. Mulai dari bagaimana mereka mempromosikan diri dan karya, wawasan seputar musik, hingga setiap detail yang mungkin belum banyak diketahui oleh finalis,” papar Dipha.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini