Di Tengah Pandemi, Korea Indonesia Film Festival 2020 Tetap Digelar

Lidya Hidayati, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 206 2297131 di-tengah-pandemi-korea-indonesia-film-festival-2020-tetap-digelar-NrWFCT1UI7.jpg KIFF 2020 (Foto: KCC Indonesia)

JAKARTA - Korea Indonesia Film Festival (KIFF) akan tetap digelar di 2020. Keberadaan pandemi COVID-19 tak menghalangi Korean Cultural Center (KCC) Indonesia dan CGV untuk menyelenggarakan festival film tahunan ini.

KIFF 2020

KIFF 2020 akan diselenggarakan pada 28-31 Oktober mendatang. Berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, gelaran ke-10 ini akan dihelat dengan dua cara, yakni langsung di bioskop dan virtual melalui platform streaming GoPlay.

"Semoga bisa memberikan warna yang berbeda, setelah 7-8 bulan ini tidak bertemu di bioskop," kata Rivki Morais, perwakilan CGV Indonesia dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga:

Film Terbaru Gong Yoo dan Park Bo Gum Siap Rilis Desember 2020

Sedih, Fast & Furious Akan 'Tamat' Setelah 2 Film

Karena keadaan pula, panitia memutuskan pemutaran film di bioskop hanya akan digelar di CGV Bandung. Panitia memilih untuk tak menggunakan Jakarta sebagai lokasi pemutaran film.

"Keadaan Jakarta yang hanya menggunakan 25 persen kapasitas bioskop agak melimitasi kegiatan ini. Kami khawatir nanti potensi audiens jadi tidak terlalu besar," jelas Manael Sudarman, Sales & Marketing Division Head CGV Indonesia.

Ada total 17 film Korea dan Indonesia yang akan diputar selama penyelenggaraan KIFF 2020. Beberapa film hanya dapat ditonton di bioskop dengan tiket seharga Rp5 ribu, sementara sisanya hanya secara online di platform streaming gratis.

Train to Busan: Peninsula

Beberapa film KIFF yang diputar di bioskop adalah Ashfall, Train to Busan: Peninsula, The Sowrdsman, Gundala, dan Perempuan Tanah Jahanam. Sementara yang dapat dinikmati di platform streaming adalah Architecture101, Beauty Inside, Parasite, hingga Kim Ji Young 1982.

"Selama 7 bulan ini, kondisi perfilman lebih serius dari film-film serius. Jadi kami memutuskan untuk memilih berbagai warna film. Kami menyajikan yang setidaknya kalau ditonton bersama keluarga, akan tetap asyik," pungkas Rivki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini