Suami Nikita Willy Beberkan Tantangan Siapkan Pernikahan di Masa Pandemi

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Sabtu 17 Oktober 2020 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 33 2295095 suami-nikita-willy-beberkan-tantangan-siapkan-pernikahan-di-masa-pandemi-dbBn2CWzya.jpg Nikita Willy dan Indra Priawan (Foto: Instagram/@nikitawillyofficial94)

JAKARTA - Hubungan asmara antara Nikita Willy dan Indra Priawan berakhir dengan bahagia. Setelah berpacaran kurang lebih 4 tahun, pasangan ini akhirnya telah resmi menyandang status sebagai sepasang suami istri.

Nikita Willy dan Indra Priawan

Meski pernikahan mereka terpaksa ditunda satu minggu, hal tersebut tampaknya tidak mengurangi sedikitpun perasaan bahagia dibenak keduanya. Terlebih, segala proses jelang pernikahan mereka telah berlangsung secara khidmat dan lancar.

Baca Juga:

- Nikita Willy Terima Maskawin 75 Gram Emas Bertahta Berlian dari Suami

- Nikita Willy Dipersunting Indra Priawan dengan Mahar Fantastis

Indra menyebut bahwa persiapan pernikahannya dengan Niki telah direncanakan sejak Juli 2020. Sayangnya, pandemi membuat persiapan yang mantap mulai dari tanggal, lokasi, pakaian, dan lainnya, terpaksa diubah lantaran pernikahannya ditunda satu minggu.

"Kita mulai mempersiapkan sekitar 2,5 bulan lalu, sekitar bulan Juli," ujar Indra Priawan dalam sesi konferensi pers virtual, Jumat, 16 Oktober 2020.

"Yang harusnya pernikahan ini kan dilaksanakan 11 Oktober, cuma karena kemarin 11 Oktober masih belum bisa ngadain pernikahan, jadi kita undur seminggu," sambungnya.

Lebih lanjut, pengusaha muda ini mengatakan bahwa dalam merencanakan serta mengurus pernikahannya dengan Niki, ia mengaku cukup mengalami kesulitan. Tak hanya lantaran merasa sulit karena tidak bisa menjalani meeting vendor secara langsung alias tatap muka, peraturan pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga menjadi salah satu kendala besar baginya.

Nikita Willy dan Indra Priawan

"Banyak sih (kesulitan), karena selama PSBB kita juga susah ketemu orang secara langsung. Jadi banyak meeting sama vendor lewat zoom dan telepon, yang itu jadi challenge sendiri karena enggak bisa bertemu langsung," bebernya.

"Terus adanya peraturan dari pemerintah yang membuat perencanaan ini tidak bisa sesuai dengan plan awal, banyak sih challengenya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini