Gugatan RCTI & iNews Terkait UU Penyiaran ke MK Selamatkan Content Creator

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2020 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 30 33 2269880 gugatan-rcti-inews-terkait-uu-penyiaran-ke-mk-selamatkan-content-creator-Nxn7fV2fkC.jpg Dini Putri dan Chris Taufik dari RCTI (Foto: YouTube Deddy Corbuzier)

JAKARTA - Direktur Program dan Akuisisi RCTI, Dini Putri menampik anggapan warganet yang menuding pihaknya bermaksud untuk mengebiri kebebasan masyarakat di media sosial. Seperti diketahui, beredar kabar bahwa gugatan RCTI dan iNews ke Mahkamah Konstitusi (MK) bertujuan untuk membatasi siaran langsung individu di media sosial, termasuk live streaming di Instagram.

Gandeng RCTI, Billboard Indonesia Music Awards 2020 Siap Digelar 26 Februari

Dini menegaskan tuduhan tersebut sama sekali keluar dari konteks kasusnya. Ia menjelaskan apa yang dilakukan RCTI justru akan menyelamatkan para content creator.

Pasalnya, regulasi bukan ditujukan kepada para content creator melainkan perusahaan layanan Over The Top (OTT). "Seperti TV, pada saat programnya Deddy kena KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), yang ditegur dan dipidanakan bukan Deddy, tapi TV-nya. Sama dengan OTT tadi," tutur Dini seperti dikutip dari channel YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (30/8/2020).

Baca Juga:

- Deddy Corbuzier Penasaran soal Gugatan RCTI dan iNews ke MK

- Dijemput dari Panti Jompo, El Ibnu Sebut Mantan Kekasih Malaikat

"Kalau ada konten dari content creator yang tidak sesuai, urusannya adalah OTT korporasi tadi dengan regulasinya. Itu yang belum ada. Jadi anggapan content creator dilarang begini begitu, itu enggak bisa," lanjutnya.

Dini Putri di Poscast Deddy Corbuzier

Direktur Legal MNC Media, Chris Taufik menambahkan yang diupayakan RCTI dan iNews justru mampu melindungi content creator dari tuntutan pidana UU ITE atas konten yang mereka sajikan. Mereka sama sekali tak berniat mengekang kebebasan content creator.

"Misalnya artis A atau B berimprovisasi di TV, lalu bikin kesalahan, itu tanggung jawab TV. Walaupun artis yang bikin salah, tetap TV yang disalahkan," imbuh Dini menimpali.

(LID)

BERITA FOTO
+ 4

Gandeng RCTI, Billboard Indonesia Music Awards 2020 Siap Digelar 26 Februari

Programming & Acquisition Director RCTI Dini Putri (tengah) memberikan keterangan pers terkait Billboard Indonesia Music Awards 2020

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini