Dalam video tersebut, ratusan pemuda tampak antusias menikmati lantunan lagu campursari dari sang maestro yang dikenal memiliki ciri khas lirik mendayu-dayu, romantis, dan tak jarang pula bernuansa kelam.
Bahkan, salah satu lagunya yang berjudul ‘Cidro’, digadang-gadang sebagai lagu kebesaran para barisan patah hati. Berkat lirik-lirik lagunya yang dianggap sangat related dengan kehidupan percintaan anak muda zaman sekarang, tak heran bila banyak netizen yang kemudian menobatkan sebagai ‘God Father of The Broken Heart’ versi Indonesia, disandingkan dengan Bruno Mars.
Baca Juga:
Sebelum Meninggal, Didi Kempot Alami Sesak Napas
Kisah Sendu di Balik Nama Didi Kempot
