JAKARTA - Industri musik Tanah Air kembali berduka. Penyanyi legendaris Didi Kempot meninggal dunia pagi tadi, Selasa (5/5/2020), di Rumah Sakit Kasih Ibu. Namun hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyakit yang diderita pelantun tembang Cidro itu.
Kabur duka ini sontak mengejutkan masyarakat Indonesia. Bahkan sejak pagi tadi, tagar Didi Kempot langsung menjadi trending topik di media sosial.
Bukan tanpa alasan, popularitas Didi Kempot memang sempat naik kembali setelah karya musiknya viral di media sosial sepanjang tahun 2019.
Baca Juga:
Sebelum Meninggal, Didi Kempot Alami Sesak Napas

Menariknya, penikmat musik penyanyi asal Solo ini tidak hanya berasal dari kalangan dewasa, tetapi juga digandrungi generasi milenial. Tak heran bila ada penyanyi atau seniman paling fenomenal yang konsisten dalam melestarikan budaya lokal, maka predikat itu sangat layak disematkan pada Didi Kempot.
Sejak merintis karier sebagai penyanyi profesional pada tahun 1999 lewat lagu Stasiun Balapan, Didi Kempot memang selalu konsisten dengen genre musik campursari yang diusungnya. Tak terhitung sudah berapa banyak lagu-lagu hits berbahasa Jawa yang telah dia telurkan.
Namun di balik kesuksesan pria berusia 52 tahun itu, ternyata terselip sebuah kisah yang sangat menyentuh. Hal ini berkaitan dengan nama 'Kempot' yang menghiasi namanya.