Cerita Andrea Dian Pertama Kali Tahu Dirinya Positif Corona

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Jum'at 17 April 2020 08:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 17 33 2200528 cerita-andrea-dian-pertama-kali-tahu-dirinya-positif-corona-bFeN0djCxD.jpg Andrea Dian (Foto: Instagram/@andreadianbimo)

JAKARTA - Andrea Dian menjadi artis Indonesia ke-2 yang sempat dinyatakan positif mengidap virus corona. Sebelumnya, aktor Detri Warmanto secara tegas mengungkapkan bahwa dirinya positif corona lewat hasil tes yang dilakukan bersama anggota keluarga dan pekerja di kediamannya.

Andrea Dian

"Awal mula merasa gejala demam 2 hari, cuma di malam hari. Aku pikir gejala DBD. Tidak pernah terpikir COVID-19, karena aku orangnya olahraga banget, menjaga makan banget, menjaga pola hidup sehat," ungkap Andrea Dian saat live Instagram bersama Reza Rahadian, Kamis, 16 April 2020.

Baca Juga:

Andrea Dian Sempat Jalani Program Bayi Tabung sebelum Divonis Corona

Bisnis Lesu Selama Pandemi Covid-19, Prilly Latuconsina: Otak Mau Meledak

Mengetahui bahwa kondisi tubuhnya kurang baik, istri dari Ganindra Bimo ini mengaku langsung menjalani pemeriksaan di rumah sakit dan diberi vitamin serta obat penurun panas. Meski mengaku sudah merasa baikan setelah mengonsumsi obat yang diberikan rumah sakit, pihak medis justru meminta Andrea untuk melakukan cek Thorax dan CT scan.

Andrea Dian

"Aku periksa ke RS emang demam aku 38.5 dan emang disarankan dirawat di RS, di cek untuk DBD. Pas dicek pertama memang semuanya turun. Gejala demam berdarah, lalu pas dimasukin vitamin dan paracetamol besoknya aku sehat banget," paparnya.

"Belum sembuh total. Enggak demam. Tapi RS takut melepas pasien, apalagi karena COVID-19. Jadi mereka sarankan cek Thorax dan CT scan," sambungnya.

Dari hasil CT scan yang dilakukan, pihak rumah sakit dikabarkan menemukan kabut di bagian rongga dada layaknya pengidap pneumonia. Di saat itulah Andrea Dian baru menyadari bahwa demam yang ia rasakan bukanlah berasal dari penyakit demam berdarah ataupun efek autoimun yang ia miliki, namun justru COVID-19.

"Toraks hasilnya bagus. Tapi pas CT scan, dilihat ada kayak kabut, seperti gejala pneumonia. Lalu gue diisolasi, pikir gue dokter mengobeservasi. Mungkin kabut karena ada autoimun," jelasnya.

"Setelah isolasi sehari dan besokannya gue di tes swab. Jadi akhirnya gue tunggu 3 hari di RS dengan keadaan gue sehat, bisa olahraga ringan di RS normal seperti ini aja. Gue nggak merasain batuk seperti gejala covid. Dan setelah ada hasil tes, gue positif covid," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini