JAKARTA - Anggika Bolsterli merasakan pengalaman berbeda dalam film terbarunya berjudul Sang Prawira. Dalam film garapan sutradara Ponti Gea, Anggika Bolsterli harus beradu akting dengan polisi tampan, IPDA Dimas Adit Suton.
IPDA Dimas Adit Suton dan Anggika Bolsterli meruapakan sepasang sahabat yang jatuh hati. Diakui oleh Anggika Bolsterli, untuk beradu akting dengan seorang polisi harus dibutuhkan treatment khusus. Sebisa mungkin, Anggika Bolsterli harus memancing emosi polisi untuk menghasilkan akting yang memuaskan.
Baca Juga:
Anggunnya Agnez Mo di Red Carpet AMA Awards 2019
Heboh Ramalan Mbak You, Inisial Artis Tertangkap Narkoba hingga Skandal Prostitusi
"Waktu pertama bertemu teman-teman polisi ini, maaf, saya melihat mereka sedikit kurang bisa berakting. Makanya saya pancing biar emosi mereka keluar. Ya, ini film tentang polisi, mereka semua dapat perintah dari atasan untuk berakting, tapi akting itu soal perasaan nggak bisa cuma nurutin perintah," kata Anggika saat jumpa pers film Sang Prawira.
IPDA Dimas Adit Suton yang merupakan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara mengakui sulit harus berakting di depan kamera. Pengalaman yang berbeda baginya ketika harus mengurus dan menangkap penjahat.
"Waktu syuting pertama kali, jujur, sangat berat karena pimpinan membebankan saya untuk berakting sementara pengalaman nol sama sekali. Beruntung banyak teman-teman support hingga alhamdulilah berhasil," jelas IPDA Dimas Adit Suton yang berperan sebagai Horas.