Penyakit Williams itu membuat otaknya yang selama ini menjadi alat utama dalam bekerja, tak lagi bisa bekerja seperti dulu. Hilangnya kontrol kognitif ini tentu menjadi pukulan berat bagi Williams.

Williams sadar akan kondisinya, perlahan tapi pasti ia mulai kehilangan kemampuan otaknya. Kondisinya makin buruk selama sebulan sebelum kematiannya. “Itu seperti bendungan pecah,” ucap Schneider membuat perumpamaan.
Dikatakan Susan Schneider, seandainya Robin Williams mampu bertahan, ia bisa hidup 3 tahun lagi. Hanya saja, 3 tahun itu akan menjadi masa yang sangat sulit baginya.

Parkinson yang diidap Robin Williams sebenarnya telah dirasakan aktor Jumanji ini sejak 2013. Gejala awal muncul dengan perasaan paranoid, tidak bisa mengingat dialog, insomnia dan mengalami gangguan indra penciuman.