Mengenal Sosok Hasmi, Pencipta Superhero Gundala

Rena Pangesti, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 09:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 23 206 2095694 mengenal-sosok-hasmi-pencipta-superhero-gundala-LqHUFShPpP.JPG Hasmi (Foto: CNN)

JAKARTA – Tokoh Gundala Putra Petir memang tak bisa dipisahkan dari sang pencetus ide, Harya Suraminata. Pria kelahiran Yogyakarta 25 Desember ini membuat 23 judul buku seri Gundala yang terbit antara tahun1969-1982.

Kepiawaian Harya Suraminata dalam menciptakan tokoh komik Gundala karena sejak duduk di bangku SMP sudah menyukai aktivitas menggambar. Namun kala itu hanya sekadar dijadikan hobi, pasalnya cita-cita pria yang akrab disapa Hasmi ini menjadi insinyur.

Hasmi (Foto: Wikipedia)

Sayangnya, Hasmi gagal masuk di jurusan teknik Universitas Gajah Mada, sehingga mendaftar di Akademi Seni Rupa Indonesia. Disinilah Hasmi mulai mengembangkan kemampuannya untuk membuat tokoh Gundala.

Baca juga: Agar Terlihat Megah, Gundala Syuting di 70 Lokasi

Namun aktivitas dalam menciptakan cerita Gundala harus memaksanya untuk berhenti kuliah. Waktunya untuk belajar habis tersita karena fokus mengembangkan tokoh ciptaannya. Sehingga ia hanya dua tahun kuliah dan keluar di tahun 1968.

Meski sempat berhenti kuliah, semangat belajar di sisi akademis tak pernah surut. Terbukti pada tahun 1971, Hasmi kuliah lagi di Akademi Bahasa Asing dan lulus tiga tahun kemudian.

Selama Hasmi menjalani aktivitas kuliah, dirinya juga produktif untuk membuat komik seri Gundala. Bahkan di tahun 1971, Hasmi berhasil berkolaborasi dengan komikus lain, Wid NS pencipta tokoh Godam.

Baca juga: Cerita Vanessa Angel Pernah Digoda Tahanan Lain saat di Penjara

Tematik Gundala

Judul komik Godam vs Gundala hadir dan mengisahkan tentang kostum mereka yang tidak sengaja tertukar, begitu pula dengan kekuatan super mereka. Masing-masing kemudian saling tuduh palsu dan terjadilah perkelahian yang luar biasa.

Karya terakhir Harya Suraminata untuk komik Gundala berakhir di judul Surat dari Akherat yang terbit pada tahun 1982. Namun kreativitasnya tidak berhenti sampai di situ, karena Hasmi akhirnya banting setir menjadi penulis skenario.

Sejumlah skenario yang tercatat di antaranya Kelabang Sewu (sutradara Imam Tantowi), Lorong Sesat, Harta Karun Rawa Jagitan, dan beberapa lain di antaranya. Selain itu, Hasmi juga aktif menulis cerita untuk Ketoprak di TVRI Yogyakarta juga dikenal sebagai penulis produktif di teater Stemka untuk acara televisi lokal.

Sebuah video saat Hasmi berada di sebuah ruang kelas Universitas Surabaya juga sempat diabadikan oleh pengguna YouTube bernama Yosafat Agus pada Juli 2013. Kala itu, Hasmi tengah menilai karya dari mahasiswanya saat menggambarkan superhero.

“Pak Hasmi menerangkan bahwa dalam mendesain superhero harus diperhatikan tentang bagaimana 'kostumnya itu menyatu ke tubuh jagoan yang kita design,” tulis Yosafat.

Harya Suraminata meninggal dunia pada 6 November 2016 di usianya ke 69 tahun. Sebelum tutup usia, Hasmi menjalani perawatan operasi usus buntu di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta.

1
3
BERITA FOTO

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini