Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jatuh Bangun Pramoedya Ananta Toer Lahirkan Karya Sastra

Rena Pangesti , Jurnalis-Sabtu, 10 Agustus 2019 |09:02 WIB
Jatuh Bangun Pramoedya Ananta Toer Lahirkan Karya Sastra
Pramoedya Ananta Toer (Foto: Ilustrasi Feri Usmawan/Okezone)
A
A
A

“Masa dewasanya diganggu kekuasaan! Tapi Pram tidak berhenti menulis. Di pulau itu lahir karya tetralogi Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah kaca,” kata Soesilo.

Tetralogi karya Pramoedya menuai sukses besar. Hal ini ditandai dengan diterjemahkannya keempat buku dalam 33 bahasa. Bahkan, di Indonesia, buku yang terbit di tahun 1980 itu mengalami cetak ulang pada September 2005.

Sayang, kesuksesan buku itu di berbagai negara tak membuat Pramoedya mendapatkan penghargaan Nobel. Pram hanya mendapat nominasi untuk penghargaan itu saat ajang penghargaan tersebut digelar di Swedia.

Baca Juga: Hotman Paris Terkejut Jelly Jelo Lahirkan Anak dari Brondong

Tapi itu bukan perkara besar bagi Pram. Baginya, menulis bukanlah untuk mendapatkan penghargaan. “Pram bilang, ‘Saya menulis bukan untuk mendapat hadiah, tapi supaya buku itu dibaca,’“ pungkas Soesilo.

(LID)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement