nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Abimana Bertarung dalam Balutan Kostum Gundala selama 12 Jam

Hana Futari, Jurnalis · Minggu 21 Juli 2019 12:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 21 206 2081645 cerita-abimana-bertarung-dalam-balutan-kostum-gundala-selama-12-jam-1dQ93sp9Bg.jpg Abimana Aryasatya. (Foto: Instagram)

JAKARTA - Abimana Aryasatya ditunjuk sutradara Joko Anwar untuk menghidupkan lakon Sancaka alias Gundala dalam film Gundala. Karakter ini digambarkan memiliki kemampuan mengeluarkan petir dari telapak tangannya dan berlari secepat angin.

Berperan sebagai Gundala, Abimana dituntut melakoni berbagai adegan laga dalam balutan kostum superhero. “Adegan fighting itu enggak bisa (dilakukan) sejam atau 2 jam. Pengambilan gambar untuk adegan fighting biasanya membutuhkan waktu 12 jam,” ujar Abimana.

Baca juga: Trailer Perdana Gundala Muncul, Kekuatan Sancaka Jadi Adegan Paling Mencolok

Tak hanya membutuhkan yang lama, syuting puluhan jam dalam balutan kostum ketat dan tertutup juga menjadi tantangan yang harus ditaklukkan Abimana. “Ada adegan fighting di sebuah pabrik. Jadi bayangkan, pakai kostum terus beradegan fighting. Asli, itu panas banget,” katanya.

Untuk bisa melakoni adegan laga dengan sempurna, Abimana mengaku menjalani latihan fisik. “Ada latihannya. Sekitar 4 bulan dengan tim, sisanya saya sendiri.”

Abimana Aryasatya menceritakan pengalamannya saat beradegan laga sambil mengenakan kostum. (Foto: Instagram)

Dalam film Gundala, Abimana yang memerankan tokoh Sancaka yang kemudian dapat berubah menjadi Gundala harus melakoni 54 scene. Uniknya, dalam satu scene dia bisa melakukan pengambilan gambar di beberapa lokasi.

“Contohnya nih, untuk adegan di pasar. Nanti, pengambilan gambar untuk bagian dalam pasar bisa dilakukan di Tangerang. Sedangkan area luar pasar, syuting dilakukan di Bogor dan jalan menuju pasar itu kami ambil di tempat lain lagi,” ungkapnya menambahkan.

Poster film Gundala. (Foto: Screenplay Film)

Baca juga: Hotman Paris Hutapea Jawab Tudingan Farhat Abbas soal Lamborghini Bekas 

Pria yang menuai popularitas berkat sinetron Lupus ini mengatakan bahwa sosok Gundala dirancang sang sutradara mendekati realita. “Gundala bukan karakter atau yang sesuatu luar biasa. Joko Anwar memang menginginkan sesuatu yang natural. Basicnya adalah akting yang tak dibuat-buat.”

Film Gundala, berkisah tentang Sancaka (Abimana Aryasatya) seorang ilmuwan yang terlibat dalam proyek penciptaan serum petir. Namun proyek ambisiusnya tersebut tak menguntungkan kehidupan asmaranya.

Poster film Gundala. (Foto: Screenplay Film)

Sancaka melupakan ulang tahun sang kekasih yang berujung pada berakhirnya hubungan asmara mereka. Patah hati, Sancaka kemudian berlari di tengah derasnya hujan. Tiba-tiba, dia disambar petir yang membuatnya koma.

Sancaka yang dalam keadaan koma kemudian diselamatkan oleh Kaisar Kronz, raja dari Kerajaan Petir. Saat itulah dia diberikan kekuatan super yang membuatnya mampu mengeluarkan petir dari telapak tangannya.

Baca juga: Jadi Korban Santet, Ashanty Menyesal Tak Percaya Mistis 

Tak hanya berkekuatan petir, Sancaka juga diberi kemampuan untuk bisa berlari secepat angin oleh Raja Taifun. Dua kekuatan inilah yang membuat Sancaka bertransformasi menjadi Gundala dan membantu mereka yang membutuhkan.

 

Aksi Abimana Aryasatya sebagai Sancaka dalam film Gundala dapat disaksikan di bioskop-bioskop Tanah Air, pada 29 Agustus 2019.*

1
3
BERITA FOTO
+ 12

Gundala Gawat

Sejumlah pemain Teater Gandrik melakukan gladi bersih pentas teater berjudul Gundala Gawat di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2013). Teater Gandrik yang didukung oleh Djarum Apresiasi Budaya akan mementaskan lakon Gundala Gawat, yang diinspirasi dari komik superhero legendaris asli Indonesia tahun 1970-an Gundala Putera Petir karya Harya Suryaminata atau Hasmi yang akan dipentaskan di TIM pada 26-27 April 2013.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini