nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Analisis Kasus Audrey, Hotman Paris: Hati-hati Hasil Visum

Rena Pangesti, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 08:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 11 33 2041879 analisis-kasus-audrey-hotman-paris-pelaku-tetap-dapat-diadili-mQFTaQ08A9.jpg Hotman Paris (Foto: YouTube)

JAKARTA – Hotman Paris Hutapea menemukan celah dalam kasus penganiayaan yang diterima oleh Audrey yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu. Beberapa hal di antaranya terkait hasil visum dan peluang pelaku tidak bisa diadili karena masih di bawah umur.

Baca Juga: Bela Audrey, Hotman Paris: Pelaku Minimum 5 Tahun Penjara

Melalui tayangan di video Hotman Paris Hutapea, pengacara 59 tahun itu mengajak masyarakat untuk berhati-hati terhadap pemberitaan mengenai hasil visum. Ia menyatakan kemungkinan hasil visum dimanipulasi.

"Kasus Audrey Pontianak, hati-hati visum, takutnya ada yang ya lalalalalala. Karena apa? Visum sangat menentukan kelanjutan kasus, terutama nasib dari para orang yang diduga sebagai pelaku," tutur Hotman Paris.

Ia menambahkan, “Kalau benar ada dugaan ditusuk alat sensitifnya, maka ini bukan lagi tindak pidana pelanggaran. Tapi sudah masuk pasal 80 nomor 35 Undang-undang tahun 2015 tentang perlindungan anak yang terancam hukuman 5 tahun penjara. Itu termasuk tindak pidana berat."

Menurut Hotman, walau masih di bawah umur, pelaku tetap dapat dipidana. Hotman juga menyatakan jika kasus tetap harus dilanjutkan meski pihak terkait telah berdamai.

#JusticeforAudrey

“Alasan di bawah umur tidak tepat untuk tidak dipidana, karena ada Undang Undang tentang peradilan pidana anak, yaitu UU no 11 tahun 2012, anak yang di bawah umur (12 tahun-18 tahun) itu masuk dalam kategori anak yang bisa diadili dan ditahan. Itu aspek hukumnya,” jelas Hotman.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah merilis hasil visum pada Rabu (10/4/2019) yang menyatakan Audrey dapat dikategorikan dalam kondisi baik-baik saja.

Hotman Paris

“Bahwa hasil pemeriksaan visum yang dikeluarkan oleh RS Pro Medika per hari ini, kondisi kepala tidak ada bengkak atau benjolan, mata juga tidak ada memar dan penglihatan normal. Kemudian THT tidak ditemukan darah, jantung dan paru dalam kondisi cenderung normal, kondisi perut juga ditemukan datar dan normal,” ujar Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Anwar Nasir di Polresta Pontianak.

Ia menambahkan, “Terkait alat kelamin selaput dara tidak ditemukan luka robek atau memar, termasuk kulit juga tidak ada memar dan lebam.”

Sementara itu keterangan berbeda didapat dari akun Twitter @ @syarifahmelinda yang sudah sempat bertemu korban dan keluarga di rumah sakit. Pemilik akun menuliskan jika pada hasil visum menunjukkan ada yang menyentuh ke bagian vital.

Baca Juga: Minta Nomor Keluarga Audrey, Hotman Paris Siap Lawan Pelaku Bully

“SUMBER MASALAH Kegerahan saya berlanjut ketika tau berita Audrey ini teramat parah hingga menyentuh ke bagian yang tak sepantasnya (hal ini sudah saya klarifikasi ke pihak keluarga, sudah melalui hasil visum,” tulis akun tersebut, (9/4/2019).

(LID)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini