nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Film Bumi Itu Bulat Soroti Isu Intoleransi di Indonesia

Ady Prawira Riandi, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 18:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 02 206 2038355 film-bumi-itu-bulat-soroti-isu-intoleransi-di-indonesia-ZmYXeu9d7h.jpg Deretan Aktor dan Tim Produksi Film Bumi Itu Bulat. (Foto: Okezone/Ady Prawira Riandi)

JAKARTA - Isu intoleransi di Indonesia menjadi salah satu isu utama di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tak jarang, terjadi gesekan-gesekan antarsuku dan agama hanya karena warga sulit untuk bertoleransi.

Kondisi inilah yang kemudian ditangkap Robert Ronny, produser di balik film Bumi Itu Bulat. Dia mengatakan, intoleransi adalah permasalahan yang masih harus diingatkan kembali ke masyarakat. Pasalnya, Indonesia adalah negara yang tercipta dengan kekayaan suku, budaya, dan agama.

Baca juga: Sang Suami Diisukan Goda Rosa Meldianti, Dewi Perssik: Fitnah!

“Beberapa tahun terakhir, isu intoleransi memang menjadi hal besar di negara kita. Beberapa kali bahkan terdengar kasus pembakaran rumah ibadah dan hal-hal intoleransi lainnya,” kata Robert Ronny saat ditemui di Jakarta, pada Selasa (2/4/2019).

Isu intoleransi inilah yang kemudian disajikan Robert Ronny ke layar lebar, dengan premis sederhana dan bertabur aktor-aktor muda. Rayn Wijaya, Rania Putrisari, Qausar Harta, Kenny Austin, Aldy Rialdi, dan Febby Rastanty adalah beberapa di antaranya.

Sang sutradara, Ron Widodo, mempertemukan deretan aktor muda tersebut dengan aktor-aktor senior, seperti Christine Hakim, Mathias Muchus, Ria Irawan, dan Arie Kriting. Film Bumi Itu Bulat bercerita tentang sekelompok anak muda yang tergabung dalam tim akapela bernama Rujak Acapella.

Grup tersebut diisi oleh para remaja dengan banyak perbedaan, namun mempunyai cita-cita yang sama. Mereka bertekad untuk tampil dalam pagelaran Asian Games.

Baca juga: Jadi Suami Jennifer Dunn, Faisal Harris Masih Sering Datangi Mantan Istri?

Konflik mulai muncul ketika isu perbedaan menjadi penghalang dalam menembus impian mereka. Ron Widodo berharap, lewat Bumi Itu Bulat penonton dapat menghargai perbedaan dan hidup damai di dalamnya.

Film Bumi Itu Bulat dijadwalkan mulai debut di bioskop Tanah Air, pada 11 April 2019.*

(SIS)

BERITA FOTO
+ 4

Lembaga Sensor Film Indonesia Apresiasi MNC Group untuk Tontonan Berkualitas

Dari kiri: Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Ahmad Yani Basuki, Ketua Sub Komisi II Bidang Hukum LSF Rommy Fibri, dan Wakil Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) RI Dody Budiatman memberikan penjelasan mengenai masalah sensor film di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis 4 Oktober 2018.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini